DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SMAN 10 BANJARMASIN
PENGARANG:MUHAMMAD RAFI'I
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-02


Latar belakang penelitian ini yaitu berawal dari fenomena penguatan karakter religius yang dilakukan di SMAN 10 Banjarmasin melalui pembiasaan-pembiasaan yang dilakukan di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, faktor pendukung dan penghambat penguatan karakter religius di SMAN 10 Banjarmasin melalui pembiasaan di sekolah.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian penguatan karakter religius di SMAN 10 Banjarmasin yaitu (1) perencanaannya yaitu, bentuk perencanaan yang dilakukan melalui rapat dengan seluruh stakeholder sekolah. selanjutnya, tujuan perencanaannya yaitu ingin menciptakan peserta didik memiliki karakter religius yang baik. Kemudian, strategi perencanaanya yaitu melibatkan seluruh stakeholder, pengaturan jam pembelajaran, konsisten dan harus berkelanjutan. Selanjutnya, pelibatan perencanaannya juga melibatkan orang tua peserta didik pada kegiatan MPLS. Kemudian, program penguatan karakter religius yang dilakukan ada berupa harian, mingguan dan bulanan. Serta, tahapan yang dilakukan melalui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. (2) Pelaksanaannya yaitu bentuk implementasinya mengintegrasikan ke dalam dan luar pembelajaran. Selanjutnya, fasilitas penguatan karakter religius di SMAN 10 Banjarmasin memiliki sarana cukup dan prasarana yang kurang cukup memadai. Kemudian, partisipasi pelaksanaannya melibatkan seluruh stakeholder sekolah beserta peserta didik. (3) Evaluasinya yaitu, bentuk evaluasinya adalah berupa rapat bulanan dengan seluruh stakeholder sekolah. Selanjutnya, tingkat keberhasilannya yaitu cukup berhasil, namun ada beberapa peserta didik yang belum mempunyai inisiarif yang baik. Kemudian, tindakannya yaitu mengevaluasi kegiatan untuk mencari solusi permasalahan yang terjadi dari buku poin peserta didik dan tindakan SMAN 10 Banjarmasin kedepannya ingin melaksanakan kegiatan dengan lebih masif lagi. (4) Faktor pendukungnya yaitu keterlibatan para guru dan orang tua peserta didik. Kemudian, faktor penghambatnya yaitu beberapa peserta didik kurang inisiatif, fasilitas yang kurang memadai, ada beberapa guru yang tidak mau terlibat dan beberapa orang tua peserta didik yang memperhatikan anak didiknya dirumah.

Disarankan untuk sekolah meningkatkan prasarana sekolah untuk penguatan karakter dan seluruh guru harus ikut serta dalam kegiatan sekolah. Saran untuk peserta didik agar bisa lebih inisiatif yang baik dalam melaksanakan kegiatan sekolah. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI