DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KEARIFAN LOKAL PESERTA DIDIK BERBASIS MEDIA DIGITAL DI SMP NEGERI 8 BANJARMASIN
PENGARANG:RABIATUL MAULIDHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-02


Rabiatul Maulidha, 2025. The effect of strengthening Pancasila student profiles on improving local wisdom knowledge of students based on digital media at SMP 8 Banjarmasin. Skripsi of Pancasila and Civics Education Study Program, Departement of Social Science Education, FKIP, Lambung Mangkurat University. Supervisor (Muhammad Elmy).

Keywords: P5, Local Wisdom, Digital Media

Masalah pokok dalam ini penelitian adalah rendahnya pengetahuan kearifan lokal yang didapat peserta didik akibat dari arus globalisasi sehingga guru melakukan sebuah proyek penguatan profil pelajar Pancasila dengan mengundang narasumber dari taman budaya Kalimantan selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar Pancasila dan hubungan antara pelaksanaan proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan pengetahuan kearifan lokal.

Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner dan dokumentasi. Dengan jumlah populasi 60 responden peserta didik di SMP 8 Banjarmasin. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan aplikasi smart plus 4.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan proyek peguatan profil pelajar Pancasila tentang  pengetahuan kearifan lokal meningkat dengan melakukan proyek tersebut.

Berdasarkan hasil konstruk Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memiliki nilai CR sebesar 0.6417, yang berada sedikit di bawah batas ideal, namun masih dapat diterima sebagai indikator reliabilitas yang memadai. Sementara itu, konstruk Media Digital memperoleh nilai CR sebesar 0.6036, yang juga menunjukkan konsistensi internal yang cukup, meskipun berada pada level yang lebih rendah. Adapun konstruk Pengetahuan Kearifan Lokal memiliki nilai CR sebesar 0.5903, yang merupakan nilai terendah di antara ketiga konstruk, namun masih dapat dikategorikan sebagai reliabel dalam konteks eksploratif. Secara keseluruhan, meskipun ketiga konstruk belum mencapai nilai CR ≥ 0.7, nilai-nilai tersebut tetap menunjukkan bahwa model memiliki tingkat reliabilitas yang wajar.

Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam penelitian ini, di mana nilai-nilai budi pekerti dan identitas nasional harus ditanamkan dalam diri siswa. Visi pendidikan Indonesia yang ingin menciptakan pelajar Pancasila harus sejalan dengan upaya melestarikan kebudayaan lokal dan memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi yang semakin kuat  Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi bagi pengembangan kurikulum yang dapat mengintegrasikan pengetahuan kearifan lokal dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri mereka sebagai bangsa Indonesia.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI