DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PROGRAM BIRU BERDAYA SEBAGAI KAMPANYE PUBLIC RELATIONS UNTUK MENCIPTAKAN CITRA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT PEDULI MENTAL HEALTH MELALUI #BERDAYAKANJIWA | |
| PENGARANG | : | KHAIRUNNISA FAUZAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-02 |
ABSTRAK
Desita Anis Nabila 2110414220021, 2025, Khairunnisa Fauzah 2110414220032,
2025, Nasywa Anindya 2110414220012, 2025, Utin Alya Nurjannah,
2110414220013, 2025, Program Biru Berdaya sebagai Kampanye Public
Relations untuk Menciptakan Citra Universitas Lambung Mangkurat Peduli
Mental Health Melalui #BerdayakanJiwa. Di bawah bimbingan Muhammad
Nizar Hidayat dan Yuanita Setyastuti.
Program Biru Berdaya merupakan kampanye public relations yang
bertujuan untuk membangun kesadaran terkait mental health di lingkungan kampus
dan mahasiswa, memberikan wadah dan lingkungan yang nyaman, serta
membangun citra Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai institusi yang
peduli terhadap kesejahteraan jiwa mahasiswa. Kampanye ini berangkat dari
tingginya tingkat kerentanan mahasiswa terhadap permasalahan kesejahteraan jiwa
serta rendahnya pengetahuan mahasiswa terhadap layanan konseling yang tersedia
di ULM. Untuk itu, kampanye ini dikembangkan melalui empat program utama,
yaitu Biru Berdaya Publications, Grand Launching & Talkshow Bincang Berdaya,
Biru Berdaya Roadshow, dan Bootcamp Konselor Sebaya.
Pelaksanaan kampanye Biru Berdaya menggunakan metode perencanaan
kampanye public relations berdasarkan 12 tahapan yang dikembangkan oleh Anne
Gregory, yaitu analisis situasi, aims, objectives, publik, pesan, strategi, taktik, skala
waktu, sumber daya, monitoring, evaluasi, dan review. Tahapan ini dipilih untuk
memastikan setiap langkah kampanye berjalan sistematis, terukur, dan sesuai
dengan tujuan. Dalam pelaksanaannya, kampanye ini bermitra dengan Unit
Penunjang Akademik Bimbingan dan Konseling Universitas Lambung Mangkurat
untuk memperkuat efektivitas program.
Hasil menunjukkan bahwa kampanye Biru Berdaya berhasil menjawab
ketiga tujuan yang telah ditetapkan. Pertama, peningkatan kesadaran mahasiswa
tentang pentingnya mental health terlihat dari meningkatnya interaksi dan
keterlibatan audiens terhadap konten edukatif di media sosial, partisipasi dalam
talkshow, serta antusiasme dalam mengikuti program-program kampanye. Kedua,
terciptanya wadah dan lingkungan yang nyaman untuk berbicara tentang mental
health terwujud melalui pelaksanaan Biru Berdaya Roadshow dengan forum
diskusi yang membuka ruang berbagi pengalaman, perasaan, serta dukungan satu
sama lain tanpa rasa takut. Ketiga, upaya membangun citra ULM sebagai institusi
yang peduli terhadap mental health terlihat dari terbentuknya identitas kampanye
#BerdayakanJiwa yang diakui dan mendapat respons positif dari mahasiswa,
memperkuat citra ULM sebagai kampus yang mendukung kesejahteraan jiwa.
Meskipun kampanye memberikan dampak positif, optimalisasi jangkauan audiens
dan keberlanjutan program tetap menjadi tantangan yang perlu diperhatikan ke
depan.
Kata kunci: Kampanye Public Relations, kesejahteraan jiwa, mahasiswa,
kesadaran, konseling
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI