DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Analisis perbandingan keuntungan penjualan pempek terhadap pemasaran offline dan online di kelompok pengolah dan pemasar Windy kelurahan Sekumpul kecamatan Martapura kabupaten Banjar provinsi Kalimantan Selatan.
PENGARANG:ADIA PUTRI WARHAMNI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-04


ABSTRAK, Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pemasaran, termasuk bagi usaha kecil dan menengah seperti kelompok pengolah dan pemasar (Poklahsar) Windy di Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Usaha ini memasarkan produk pempek melalui dua sistem, yaitu offline dan online. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan membandingkan keuntungan dari kedua metode penjualan tersebut serta mengetahui pengaruh waktu penjualan, khususnya selama bulan puasa dan bulan biasa, terhadap performa penjualan. Pemilihan objek penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman langsung peneliti selama praktik kerja lapang di Poklahsar Windy dan ketertarikan terhadap dinamika sistem penjualan yang digunakan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui perhitungan biaya, penerimaan, dan keuntungan pada masing-masing metode penjualan selama 60 hari. Selain itu, dilakukan uji komparasi menggunakan paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan performa penjualan antara bulan puasa dan bulan biasa pada sistem offline dan online. Berdasarkan hasil penelitian, penjualan usaha Poklahsar Windy selama 60 hari menunjukkan keuntungan pada kedua sistem penjualan. Penjualan secara offline menghasilkan keuntungan Rp 21.291.645, sedangkan sistem online memberikan keuntungan sebesar Rp 11.678.124, sehingga total keuntungan gabungan mencapai Rp32.969.769. Uji komparasi menunjukkan bahwa performa penjualan berbeda signifikan antara bulan puasa dan bulan biasa. Selama bulan puasa, penjualan online cenderung meningkat karena perubahan perilaku konsumen yang lebih memilih berbelanja secara daring menjelang waktu berbuka, sementara penjualan offline mengalami penurunan. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor waktu dan sosial-keagamaan turut memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Oleh karena itu, penguatan strategi digital menjadi langkah penting agar usaha tetap adaptif dan mampu bersaing dalam kondisi pasar yang dinamis.

Kata Kunci : Pemasaran digital, Analisis Keuntungan, Pempek Windy

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI