DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN ASPEK KOGNITIF MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN METODE EKSPERIMEN MELALUI KEGIATAN SAINS SEDERHANA PADA KELOMPOK B TK ISLAM BAKTI 1 BANJARMASIN
PENGARANG:DEWI MAULINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-20


Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam memecahkan masalah dalam aktivitas eksplorasi, yang terjadi karena kegiatan belajar mengajar yang dilakukan tidak banyak membuat anak untuk berkesempatan mengenal eksplorasi di lingkungan sekitarnya. Upaya pemecahan masalah ini menggunakan model project based learning dan metode eksperimen. Tujuan dalam penelitian untuk mendeskripsikan peningkatan dalam aktivitas guru, aktivitas anak dan menganalisis hasil perkembangan kognitif anak khususnya pada aktivitas eksplorasi.

Penelitian mengunakan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilakukan 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan dan 1 pertemuan, sumber data yang diperoleh menggunakan data kuantitatif. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Islam Bakti 1 Banjarmasin sebanyak 14 anak. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan kognitif anak. Sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Indikator keberhasilan yaitu pada aktivitas guru memperoleh kriteria sangat aktif, aktivitas anak mencapai kriteria sangat aktif serta hasil perkembangan kognitif anak dengan kriteria berkembang sangat baik (BSB).

Hasil temuan menunjukkana aktivitas guru meningkat pada pertemuan 1 dengan kriteria “Baik”, pada pertemuan 2 dan 3 mengalami peningkatan menjadi “Sangat Baik”. Aktivitas anak secara klasikal pada awal pertemuan 1 mendapatkan presentase 49% dengan kriteria “Sebagian Anak Aktif” dan mengalami peningkatan pada pertemuan 2 dengan presentase 56% kriteria “Sebagian Anak Aktif” menjadi 85% dan dengan kriteria "Hampir Seluruh Anak Aktif” pada pertemuan 3. Dan hasil perkembangan anak secara klasikal pada awal pertemuan 36% dengan interpretasi mulai berkembang (MB) mengalami peningkatan pada pertemuan 2 menjadi 71% dengan interprestasi berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan mengalami peningkatan hingga 93% d (BSB) pada pertemuan ke 3.

Disimpulkan bahwa kombinasi model Project based learning dan metode eksperimen berhasil memperbaiki kualitas aktivitas guru, aktivitas kognitif anak dalam mengeksplorasi dan meningkatkan hasil perkembangan kognitif anak secara optimal. Disarankan penggunaan kombinasi model project based learning dan metode eksperimem sebagai referensi pembelajaran yang efektif guna mewujudkan hasil perkembangan aspek kognitif lebih baik

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI