DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Profil Obat Antipsikotik Dan Efek Samping Obat Pada Pasien Skizofrenia Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Tahun 2023
PENGARANG:ALIFA GHANIA ANWARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-23


Skizofrenia merupakan sindrom heterogen kronis yang ditandai dengan pola pikir

yang tidak teratur, delusi, halusinasi, perubahan perilaku yang tidak tepat dan

adanya gangguan fungsi psikososial. Antipsikotik merupakan terapi pengobatan

pertama yang efektif mengobati skizofrenia. Penelitian ini bertujuan

mendeskripsikan karakteristik pasien, profil obat antipsikotik serta

mengidentifikasi antipsikotik terbanyak yang mengalami efek samping. Penelitian

ini menggunakan metode deskriptif non eksperimental. Pengambilan dan

pengumpulan data dengan cara mengambil data rekam medik pasien skizofrenia

yang menjalani rawat inap di instalasi RSJ Sambang Lihum secara retrospektif.

Teknik pengambilan sampel menggunakan kuota sampling sebanyak 245 rekam

medik yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan

karakterisktik pasien skizofrenia rawat inap di RSJ Sambang Lihum tahun 2023

menunjukkan mayoritas pasien usia rentang 17 – 59 tahun (94,69%), jenis kelamin

laki-laki (81,63%), tanpa komorbid (77,14%), pasien tidak bekerja (72,24%) dan

tipe skizofrenia tidak terinci (46,94%). Profil penggunaan antipsikotik berdasarkan

kategori, golongan antipsikotik dan nama antipsikotik yang terbanyak adalah

kategori kombinasi (61,63%), golongan tipikal – atipikal (35,10%) dan nama

antipsikotik klozapin – haloperidol (15,92%). Nama antipsikotik yang paling

banyak dilaporkan kejadian efek samping adalah haloperidol (15,9%) yang

mengalami efek samping ekstrapiramidal.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI