DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU DALAM PEMBUATAN AKTA KELAHIRAN DI KECAMATAN KAPUAS MURUNG KABUPATEN KAPUAS KALIMANTAN TENGAH | |
| PENGARANG | : | MULIADI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-23 |
Muliadi, 2025. Judul : Kualitas Pelayanan Administrasi Terpadu dalam Pembuatan Akte Kelhiran di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah. Dibawah Bimbingan Nurul Azkar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan administrasi terpadu dalam pembuatan akte kelahiran di Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Fokus penelitian ini mencakup evaluasi kualitas pelayanan serta identifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam proses pelayanan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe diskriptif. Prosedur pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, Dokumen dan observasi langsung. Teknis analisis menggunakan prosedur Miles and Huberman (1992) yang meliputi kondensasi data, display data dan verifikasi /penerikan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan pembuatan akte kelahiran masih belum optimal. Faktor utama yang memengaruhi kualitas pelayanan meliputi kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, ketidaklengkapan dokumen persyaratan, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas, serta tantangan jarak dan infrastruktur. Minimnya sosialisasi menyebabkan masyarakat tidak memahami prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi, sehingga sering terjadi keterlambatan dalam proses pelayanan. Selain itu, keterbatasan fasilitas seperti komputer, jaringan internet yang tidak stabil, dan listrik yang sering padam turut memperburuk kualitas pelayanan. Jarak yang jauh antara desa dan kantor kecamatan, ditambah dengan kondisi infrastruktur yang kurang memadai, menambah beban masyarakat dalam mengakses layanan. Akibatnya, masyarakat cenderung menggunakan jasa pihak ketiga untuk mempermudah proses pengurusan akte kelahiran, yang pada gilirannya meningkatkan biaya yang harus mereka keluarkan. Adapun rekomendasi yang ditawarkan dari penelitian ini meliputi peningkatan kegiatan sosialisasi yang melibatkan pemerintah desa, pengadaan fasilitas dan pelatihan bagi petugas, pelayanan jemput bola untuk menjangkau desa terpencil, serta perbaikan infrastruktur untuk mendukung aksesibilitas pelayanan. Dengan mengatasi kendala-kendala ini, diharapkan kualitas pelayanan administrasi terpadu dalam pembuatan akte kelahiran dapat meningkat dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci: Kualitas Pelayanan; Administrasi Terpadu; Akte Kelahiran; Kapuas Murung; Sosialisasi.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI