DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRODUKSI HASIL KAYU PADA PABRIK SUKA BERSAMA DESA MELAYU ULU KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:YETI NOVITA PURNAMA SARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-24


Yeti Novita Purnama Sari, 2024. “Produksi Hasil Kayu pada Pabrik Suka Bersama Desa Melayu Ulu Kabupaten Banjar”. Skripsi Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dosen Pembimbing I. Dr: Syaharuddin, S.Pd., M.A. Pembimbing II: Dr: M. Ridha Ilhami, S.Pd., M.Pd. Pabrik Suka Bersama yang berlokasi di Desa Melayu Ulu Kabupaten Banjar merupakan satu diantara pabrik yang mengolah kayu untuk dijadikan produk kayu balok sebagai bahan bangunan. Seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan pola konsumsi, semakin banyak bangunan yang beralih menggunakan bahan bangunan modern seperti beton dan baja sehingga mengurangi penggunaan kayu dalam konstruksi. Hal ini berdampak pada keberlanjutan industri pengolahan kayu yang perlu menjawab tantangan kelestarian lingkungan. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana produksi kayu dilakukan di Pabrik Suka Bersama serta faktor-faktor produksi seperti, modal, bahan baku, mesin dan peralatan serta tenaga kerja yang ada di Pabrik Suka Bersama. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada bagaimana produksi kayu di pabrik tersebut dilakukan oleh faktor-faktor produksi kayu, seperti modal, penggunaan bahan baku yang bersumber dari lahan masyarakat, mesin dan peralatan, serta tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi kayu Pabrik Suka Bersama dilakukan secara sistematis mulai dari pemilihan bahan baku kayu bulat, pengolahan dengan menggunakan mesin win, hingga penyiapan barang jadi atau pengemasan produk akhir. Proses ini melibatkan beberapa tahapan penting, yaitu tahap persiapan, tahap peracikan atau penggergajian, tahap pengeringan dan penyiapan barang jadi yang siap didistribusikan ke konsumen. Faktor produksi memegang peranan penting dalam proses kelancaran produksi. Modal yang cukup menjamin keberlangsungan operasional. Bahan baku utama yaitu kayu gelondongan menjadi faktor penentu keberhasilan produksi, dimana dibutuhkan pasokan yang stabil. Mesin yang digunakan adalah gergaji modern atau biasa disebut mesin win, meskipun ada yang membutuhkan perawatan lebih intensif. Tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman juga berpengaruh terhadap efektifitas dan efisiensi produksi. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa kelangsungan produksi kayu di Pabrik Suka Bersama sangat ditentukan oleh kecukupan modal, kestabilan pasokan bahan baku, kondisi mesin, dan keterampilan tenaga kerja. Inovasi dan diversifikasi produk menjadi kunci untuk menghadapi persaingan dengan bahan bangunan alternatif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI