DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | REGULASI KAMPANYE PEMILIHAN UMUM DI MEDIA SOSIAL : STUDI EFEKTIVITAS DARI PERSPEKTIF MAHASISWA HUKUM TATA NEGARA UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT (PEMILIHAN UMUM PRESIDEN 2024) | |
| PENGARANG | : | FAREZ FARABY HAFIFULHAQ | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-06-24 |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif regulasi kampanye di media sosial dalam mengatur dan memantau kampanye di media sosial, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas regulasi tersebut. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang regulasi-regulasi yang mengatur tentang kampanye di media sosial, serta dapat memberikan rekomendasi untuk memperbaiki regulasi dan implementasinya untuk kedepannya. Penelitian ini akan ditinjau dari perspektif mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum Program Kekhususan Hukum Tata Negara Universitas Lambung Mangkurat, untuk memahami dan mengetahui seberapa efektif regulasi kampanye di media sosial diterapkan dan dipahami oleh mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang aktif dalam proses demokrasi.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara keseluruhan Implementasi dan efektivitas regulasi kampanye di media sosial pada Pilpres 2024 menunjukkan berbagai kelemahan yang saling terkait. Bawaslu belum optimal dalam pengawasan dan penindakan pelanggaran, sementara KPU kurang maksimal dalam sosialisasi aturan kampanye digital, meskipun para kandidat Capres dan Cawapres relatif lebih patuh terhadap regulasi yang ada. Kerangka regulasi yang tersedia belum cukup komprehensif untuk mengatur kompleksitas kampanye di era digital, khususnya dalam mencegah ujaran kebencian berbasis SARA, dan masih tertinggal dalam merespon dinamika perkembangan teknologi dan tren kampanye digital terkini. Kesenjangan ini menciptakan celah yang berpotensi dimanfaatkan untuk pelanggaran kampanye, sehingga menghambat terwujudnya ekosistem politik digital yang sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun terdapat kerangka regulasi untuk mengatur kampanye di media sosial, implementasi dan efektivitasnya masih belum mencapai hasil yang diharapkan. Diperlukan upaya perbaikan yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas regulasi kampanye di media sosial serta implementasinya dalam mewujudkan pemilu yang lebih demokratis, berkeadilan, dan berintegritas di era digital.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI