DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN PANJANG DAN BERAT IKAN BETOK (Anabas testudineus, Bloch 1792) YANG TERTANGKAP PADA KAWASAN VOID TAMBANG PT. GALUH CEMPAKA KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:FYONA ANGGRAINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-06-30


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang berat Ikan Betok serta kondisi kualitas air kawasan void tambang PT. Galuh Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan di tiga stasiun dengan total 90 ekor ikan yang ditangkap. Data yang dikumpulkan meliputi panjang berat tubuh ikan, serta parameter kualitas air pH, DO, amonia, suhu, arus, kedalaman, kecerahan, dan TSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa panjang dan berat ikan pada seluruh stasiun menunjukkan pola pertumbuhan allometrik negatif (nilai b < 3), yang berarti pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat. Koefisien korelasi (r) berkisar antara 0,95 – 0,98, menunjukkan hubungan yang sangat kuat sekali. Nilai koefisien determinasi (R²) mendekati 1, menandakan bahwa perubahan berat ikan sebagian besar disebabkan oleh pertambahan panjang. Parameter kualitas air sebagian besar memenuhi baku mutu PP No. 22 Tahun 2021 pada Kelas III, kecuali pH yang rendah di Stasiun 1 dan kadar TSS yang melebihi ambang batas. Hal tersebut memengaruhi pertumbuhan ikan yang cenderung tidak proporsional.

Kata kunci: Anabas testudineus, Allometrik Negatif, Kualitas Air, Void Tambang

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI