DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN SOSIAL BERAS KOTA (RASKO) BAGI MASYARAKAT BERPENDAPATAN RENDAH DI KELURAHAN PANGERAN KECAMATAN BANJARMASIN UTARA | |
| PENGARANG | : | AURA MENTARI SHAFFA DALISMA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-01 |
Program Bantuan Sosial Beras Kota (RASKO) merupakan upaya Pemerintah Kota Banjarmasin dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat berpendapatan rendah. Penelitian ini memfokuskan pada implementasi program RASKO di Kelurahan Pangeran, Kecamatan Banjarmasin Utara, di mana bantuan berupa beras diberikan secara rutin kepada warga miskin yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pihak Dinas Sosial, kelurahan, RT, dan penerima manfaat. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle yang mencakup isi kebijakan dan konteks implementasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Program Bantuan Sosial Beras Kota (RASKO) di Kelurahan Pangeran memberikan manfaat langsung berupa bantuan pangan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat miskin, pelaksanaannya di lapangan belum sepenuhnya berjalan dengan efektif dan optimal. Berbagai permasalahan teridentifikasi selama implementasi program, antara lain kurang maksimalnya proses pemutakhiran dan validasi data penerima manfaat, keterbatasan jumlah tenaga verifikasi sosial yang berdampak pada lambatnya respons terhadap perubahan kondisi warga, serta rendahnya kedisiplinan sebagian warga dalam mengambil bantuan sesuai jadwal. Di samping itu, koordinasi dan komunikasi antara pihak kelurahan, RT, dan penerima bantuan masih perlu ditingkatkan. Kasus salah sasaran penerima juga masih terjadi, baik karena adanya manipulasi data oleh oknum tertentu maupun akibat tidak segera dilaporkannya perubahan kondisi sosial ekonomi penerima kepada pihak yang berwenang.
Disarankan agar penerima bantuan menggunakan bantuan secara bijak dan berupaya mandiri secara ekonomi. Kelurahan dan RT perlu meningkatkan koordinasi, sementara semua pihak diharapkan memperkuat monitoring agar program berjalan tepat sasaran.
Kata Kunci : Implementasi, Bantuan Sosial, Masyarakat Berpendapatan Rendah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI