DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI KOMUNIKASI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT KOTA BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RAMADHANTI SALSABILA NADHIFA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-02 |
Ramadhanti Salsabila Nadhifa, 2025. Strategi Komunikasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat Kota Banjarmasin.Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi, Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing Rahmat Nur.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Perpustakaan, Minat Baca
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan merupakan perpustakaan umum yang menjadi wadah untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Penerapan strategi komunikasi dapat menciptakan perubahan untuk mencapai tujuan yaitu meningkatkan minat baca. Penelitian ini bertujuan (1) Perencanaan strategi komunikasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Banjarmasin (2) Faktor yang menghambat strategi komunikasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Banjarmasin.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini dipilih secara Purposive Sampling dan Acsidental Sampling dengan jumlah 6 orang. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis hasil penelitian dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan cara triangulasi yaitu, triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan strategi komunikasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Banjarmasin dilakukan dengan lima langkah yaitu: Komunikator adalah staf perpustakaan, pesan yang disampaikan berupa pengenalan lingkungan perpustakaan, media yang digunakan adalan Instagram, Youtube, Tiktok, Website, dan media cetak seperti brosur dan koran, komunikan yang dipilih adalah seluruh kalangan masyarakat dari anak-anak, remaja, orang dewasa, dan disabilitas, efek yang diharapkan berupa peningkatan minat baca masyarakat dan masyarakat yang lebih mengenal lingkungan perpustakaan. (2) hambatan strategi komunikasi yang terjadi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Banjarmasin yaitu, gangguan teknis, rintangan fisik, rintangan kerangka berpikir, dan rintangan birokrasi.
Dari penelitian ini disarankan Kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan agar selalu menjalankan program-program kegiatan mengenai minat baca agar minat baca masyarakat Kota Banjarmasin terus meningkat. Bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI