DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI MINYAK ATSIRI KULIT BUAH LIMAU KUIT (Citrus hystrix) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes DAN Staphylococcus epidermidis PENYEBAB JERAWAT | |
| PENGARANG | : | NUR HALIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-03 |
Minyak atsiri kulit buah C. hystrix diketahui mengandung metabolit sekunder seperti d-limonene, sabinene, alfa-terpinene, 3-carene, dan beta-pinenesehingga diduga memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit buah C. hystrix terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis. Ekstraksi minyak atsiri kulit buah C. hystrix dilakukan dengan metode distilasi uap-air. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi kertas cakram dengan konsentrasi 20%, 30%, 40%, 50%, dan 60%. Kontrol positif menggunakan tetrasiklin 30 g dan kontrol negatif DMSO 10%. Penentuan KHM dan KBM menggunakan metode dilusi. Aktivitas antibakteri minyak atsiri kulit buah C. hystrix terhadap bakteri P. acnes menunjukkan kategori daya hambat sedang pada konsentrasi 20%, 30%, dan 40%, serta kuat pada 50%, dan 60%, sedangkan terhadap S. epidermidis memiliki kategori daya hambat lemah pada konsentrasi 20%, sedang pada 30% dan 40%, serta kuat pada 50% dan 60%.Nilai KHM minyak atsiri kulit buah C. hystrix terhadap bakteri P. acnes dan S. epidermidis berturut-turut adalah pada konsentrasi 2,5% dan 5%. Nilai KBM pada bakteri P. acnes dan S. epidermidis memiliki nilai yang sama yaitu pada konsentrasi 5%. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa minyak atsiri kulit buah C. hystrix memiliki aktivitas antibakteri yang bersifat bakteriosida terhadap bakteri P. acnes dan S. epidermidis.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI