DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PROFIL GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY (GC-MS) SERTA PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL DARI EKSTRAK DAN FRAKSI KULIT BUAH LIMAU KUIT (Citrus hystrix) | |
| PENGARANG | : | NUR HAIFA SAFITRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-03 |
Limau kuit (Citrus hystrix) merupakan tumbuhan endemik Kalimantan Selatan yang kulit buahnya mengandung senyawa bioaktif seperti fenolik dan flavonoid. Senyawa fenolik dikenal berperan sebagai antioksidan dan antimikroba. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil GC-MS ekstrak dan menentukan kadar fenolik total dari ekstrak serta fraksi kulit buah C. hystrix asal Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%, dilanjutkan fraksinasi cair-cair menggunakan n-heksana dan etil asetat. Profil GC-MS menunjukkan 33 puncak pada sampel Banjar dan 51 puncak pada sampel Barito Kuala. Senyawa dominan berdasarkan persentase luas area >4,7%, yaitu pada sampel Banjar meliputi Ethyl 2-(5-methyl-5-vinyltetrahydrofuran-2-yl)propan-2-yl carbonate, cis-p-Mentha-2,8-dien-1-ol, cis-chrysanthenyl formate, dan Germacrene D. Sampel Barito Kuala meliputi Ethyl 2-(5-methyl-5-vinyltetrahydrofuran-2-yl)propan-2-yl carbonate, Hinesol, 10,13-Dimethyltetradecanoic acid methyl ester, dan D-Amorphene. Penetapan kadar fenolik total menggunakan pereaksi Folin-Ciocalteu dengan baku pembanding asam galat. Hasil penelitian menunjukkan kadar fenolik total dari dua lokasi berturut-turut pada ekstrak etanol 70% sebesar 59,97 ± 0,03 mg EAG/g dan 66,75 ± 0,02 mg EAG/g, fraksi n-heksana 29,76 ± 0,04 mg EAG/g dan 26,40 ± 0,01 mg EAG/g, serta fraksi etil asetat 32,77 ± 0,02 mg EAG/g dan 36,91 ± 0,02 mg EAG/g. Hasil menunjukkan bahwa lingkungan tumbuh memengaruhi komposisi kimia dan kandungan fenolik kulit buah C. hystrix.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI