DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STUDI DESKRIPTIF PANDANGAN LOGIKA EKOLOGI GENERASI Z SEBAGAI UPAYA HARM REDUCTION LINGKUNGAN MENUJU INDONESIA EMAS TAHUN 2045 (Tinjauan Aspek Ekosentrisme Terhadap Tingkat Kepedulian Lingkungan pada Siswa/i SMAN 6 Banjarmasin) | |
| PENGARANG | : | SEPTIA WIDYANA SONDA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-03 |
Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di perkotaan dapat menghambat pembangunan berkelanjutan. Data Sustainable Development Solution Network (2020) menempatkan Indonesia di peringkat ke-101 dari 166 negara dengan skor 65,3% dalam capaian Sustainable Development Goals. Pengembangan pandangan logika ekologi generasi Z penting untuk membentuk pola pikir dan tindakan reflektif yang mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran pandangan logika ekologi generasi Z di Indonesia, dengan fokus pada tingkat pemahaman mereka terhadap isu-isu lingkungan serta peran aktif generasi ini dalam strategi pengurangan harm reduction lingkungan. Studi ini dilaksanakan di SMAN 6 Banjarmasin melalui pendekatan deskriptif kuantitatif guna menggali potensi generasi Z sebagai agent of change dalam rangka mendukung tercapainya visi Indonesia Emas. Populasi penelitian terdiri atas seluruh siswa/i SMAN 6 Banjarmasin yang berjumlah 700 orang pada tahun 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling, sehingga diperoleh 100 responden yang mewakili tiga tingkat kelas, meliputi 33 siswa kelas X, 33 siswa kelas XI, dan 34 siswa kelas XII. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner tertutup. Temuan dalam penelitian ini mengindikasikan bahwa generasi Z memiliki tingkat pemahaman yang rendah terhadap konsep teori ekologi dan harm reduction lingkungan. Selain itu, pandangan logika ekologi generasi Z juga menunjukkan dominasi yang negatif pada aspek ekosentrisme dengan 79% responden belum menerapkan praktik ekosentrisme dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pandangan logika ekologi generasi Z belum sepenuhnya mencerminkan kesadaran lingkungan yang optimal. Dengan demikian, diperlukan langkah konkret yang berorientasi pada internalisasi nilai-nilai ekosentrisme sebagai strategi dalam upaya harm reduction lingkungan.
Kata Kunci: Pandangan logika ekologi, generasi Z, harm reduction, Indonesia Emas
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI