DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGGUNAAN BEBERAPA JENIS PASIR UNTUK CAMPURAN LAPIS TIPIS ASPAL PASIR (LATASIR)
PENGARANG:NAUFAL FARRAS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-07


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi melimpahnya pasir lokal seperti pasir Barito, Liang Anggang, dan Palangkaraya di Kalimantan Selatan yang belum dimanfaatkan secara maksimal dalam bidang konstruksi jalan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui sekaligus membandingkan karakteristik fisik dan mekanik ketiga jenis pasir tersebut dalam campuran Lapis Tipis Aspal Pasir (LATASIR), menentukan kadar aspal optimum (KAO), serta mengevaluasi daya tahan campuran terhadap kelembapan sesuai Spesifikasi Umum Bina Marga 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimental di Laboratorium Transportasi dan Jalan Raya Universitas Lambung Mangkurat. Pengujian dilakukan melalui Marshall Test dengan variasi kadar aspal 6,0% hingga 8,0%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis pasir menghasilkan campuran yang memenuhi standar teknis. Nilai KAO diperoleh sebesar 7,86% untuk pasir Barito, 7,875% untuk pasir Liang Anggang, dan 7,65% untuk pasir Palangkaraya. Nilai stabilitas tertinggi yang dicapai pada KAO masing-masing yaitu 437,489 kg untuk pasir Barito, 381,286 kg untuk pasir Liang Anggang, dan 616,703 kg untuk pasir Palangkaraya. Hasil pengujian durabilitas melalui Immersion Test menunjukkan seluruh campuran memiliki indeks perendaman di atas 90%, yang berarti ketiganya memiliki daya tahan baik terhadap kondisi lembap. Berdasarkan analisis perbandingan, pasir Palangkaraya menunjukkan performa terbaik dari segi stabilitas dan kekuatan campuran. Oleh karena itu, ketiga jenis pasir lokal ini dinilai layak dijadikan alternatif material konstruksi perkerasan jalan menggunakan metode LATASIR.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI