DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN SHIFT KERJA, BEBAN KERJA, DAN KONFLIK INTERPERSONAL TERHADAP STRES KERJA PADA PERAWAT | |
| PENGARANG | : | GALIH WICAKSONO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-08 |
Berdasarkan data yang tercatat pada RSUD Ratu Zalecha Martapura, terdapat potensi terjadinya stres kerja pada perawat yang dilihat dari peningkatan yang merujuk pada data Bed Turn Over (BTO) Tahun 2022 yaitu sebesar 51,13 kali dan mengalami peningkatan pada tahun 2023 yaitu 64,40 kali, dimana angka ini melebihi nilai ideal BTO dalam satu tahun. Stre$s ke$rja dapat diartikan se$bagai sumbe$r atau stre$ssor ke$rja yang me$nye$babkan re$aksi individu be$rupa re$aksi fisiologis, psikologis, dan pe$rilaku. Oleh karena itu, pada penelitian ini bertujuan menganalisis adanya beberapa hubungan yang menjadi stressor kerja antara lain shift kerja, beban kerja dan konflik interpersonal dengan stress kerja pada perawat RSUD Ratu Zalecha Martapura. Dengan menggunakan desain cross-sectional, melibatkan 84 perawat sebagai responden dari keseluruhan perawat yang berjumlah 260 orang. Sampel yang selanjutnya disebut sebagai responden pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik proportional sampling. Instrumen penelitian menggunakan Nursing Stress Scale dan kuesioner NIOSH. Hasil uji chi-square membuktikan ada hubungan antara beban kerja (p-value=0,00), konflik interpersonal (p-value=0,037), tidak ada hubungan antara shift kerja (p-value=0,269) dengan stres kerja pada perawat di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan pihak rumah sakit mampu mengevaluasi beban kerja dan menyesuaikan beban kerja pada masing-masing ruangan, memenuhi sumber daya dan improvement dalam manajemen stres kerja di rumah sakit dengan cara melakukan identifikasi. Disarankan pula agar perawat bersikap terbuka kepada rekan sejawat terkait permasalahan di tempat kerja.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI