DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MUATAN IPAS MENGGUNAKAN MODEL READING DI KELAS IV SDN BANUA ANYAR 4 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | MUETIA PATMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-09 |
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas siswa
dalam pembelajaran. Hal ini terjadi karena siswa kesulitan dalam memahami
materi pelajaran yang disampaikan karena pelajaran tersebut merupakan salah satu
terapan dari kurikulum baru sehingga sumber belajarnya masih terbatas dan harus
mencari materi per sub topik pembelajaran, sehingga mengakibatkan kurangnya
kreativitas siswa dalam pembelajaran. Upaya untuk mengatasi permasalahan
tersebut dengan menerapkan kombinasi model pembelajaran READING. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan
aktivitas siswa, menganalisis peningkatan kreativitas siswa dan peningkatan hasil
belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 12 orang siswa
kelas IV SDN Banua Anyar 4 Banjarmasin, pada semester II tahun ajaran
2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis data yang
disajikan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh dari hasil
observasi aktivitas guru, aktivitas siswa, dan kreativitas siswa, sedangkan data
kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1
mendapat skor 18, pertemuan 2 mendapat skor 20, pertemuan 3 mendapat skor 25,
dan pertemuan 4 mendapat skor 27. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 mendapat
persentase 50%, pertemuan 2 mendapat persentase 58%, pertemuan 3 mendapat
persentase 68%, dan pertemuan 4 mendapat persentase 83%. Kreativitas siswa
pada pertemuan 1 mendapat persentase 25%, pertemuan 2 mendapat persentase
50%, pertemuan 3 mendapat persentase 75%, dan pertemuan 4 mendapat
persentase 100%. Sehingga hal ini berdampak pada hasil belajar pada pertemuan 1
mendapat persentase 58%, pertemuan 2 mendapat persentase 58%, pertemuan 3
mandapat persentase 75%, dan pertemuan 4 mendapat persentase 92%.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran
dengan model READING dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa,
kreativitas, dan hasil belajar. Saran bagi kepala sekolah, guru, dan peneliti lain
adalah penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi dan sebagai alternatif
pertimbangan dalam memilih model pembelajaran yang efektif.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI