DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR RISIKO KEJADIAN OBESITAS SENTRAL PADA REMAJA USIA 15-18 TAHUN DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN (ANALISIS DATA SEKUNDER SURVEI KESEHATAN INDONESIA TAHUN 2023) | |
| PENGARANG | : | KHAIRA LINDA WIJAYA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-10 |
Obesitas sentral merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit tidak menular dan dapat dimulai sejak usia remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi makanan manis, makanan asin, makanan berlemak, konsumsi buah dan sayur, serta aktivitas fisik dengan kejadian obesitas sentral pada remaja usia 15–18 tahun di Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan memanfaatkan data sekunder dari Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023. Sampel sebanyak 704 orang dipilih dengan metode purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan uji fisher’s exaxt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis (p = 1,000), makanan asin (p = 0,269), makanan berlemak (p = 0,442), konsumsi buah dan sayur (p = 0,371), serta aktivitas fisik (p = 0,886) dengan kejadian obesitas sentral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola konsumsi makanan dan aktivitas fisik yang diteliti tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian obesitas sentral pada remaja. Diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan wilayah yang lebih luas atau pendekatan yang berbeda untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.
Kata kunci: Obesitas sentral, remaja, survei kesehatan Indonesia
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI