DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA ANAK YANG BERKSUS DENGAN HUKUM | |
| PENGARANG | : | HANIFA QATRUNNADA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-10 |
Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku agresif pada anak yang berkasus dengan hukum. Karakteristik subjek penelitian ini adalah anak yang berhadapan dengan hukum yang berusia di bawah 21 tahun sebanyak 30 partisipan. Subjek penelitian merupakan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Martapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei korelasional dan teknik pengambilan data menggunakan sampling jenuh (saturation sampling). Alat ukur yang digunakan adalah Buss and Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) (α = 0,799) untuk mengukur perilaku agresif dan Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS) (α = 0,879) untuk mengukur kecerdasan emosional. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap perilaku agresif pada anak yang berkasus dengan hukum (F hitung = 33,256; p = 0,000, p < 0,05). Arah hubungan kecerdasan emosional terhadap perilaku agresif adalah negatif (t hitung = -5,767), artinya semakin rendah kecerdasan emosional maka semakin tinggi perilaku agresif subjek. Kecerdasan emsoional digambarkan dengan tidak dapat memahami emosi diri dan orang lain, serta salah paham sosial, sedangkan perilaku agresif digambarkan dengan tidak dapat mengendalikan amarah, salah paham sosial, dan merusak objek.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI