DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PERTUMBUHAN DAN PERTAMBAHAN POPULASI TUTUT SAWAH (Bellamya sp) DENGAN TANAMAN AIR YANG BERBEDA | |
| PENGARANG | : | HAPIP RAPIQI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-11 |
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanaman air yang berbeda terhadap pertumbuhan dan pertambahan populasi tutut sawah(Bellamya sp). Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, menggunakan tanaman air: Kangkung Ipomoea aquatica (A),Hydrilla Hydrilla verticillata (B),Genjer Limnocharis flava (C), dan Padi Oryza sativa (D) di letakan luar ruang ,bebas hujan, tetapi terkena matahari. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang relatif, lebar relatif, berat relatif, pertambahan populasi, dan kelangsungan hidup, serta pengecekan kualitas air (suhu, pH, DO, dan amoniak) pada awal dan akhir pemeliharaan. Hasil penelitian Pertumbuhan panjang relatif tertinggi pada perlakuan Hydrilla 3,07% Serta Pertumbuhan lebar relatif, Berat relatif, dan pertambahan populasi tertinggi pada Tanaman Padi 9,96%, 7,39%, & 99,33%. sedangkan untuk pertambahan populasi tertinggi terdapat pada perlakuan Genjer 49%. Hasil pengamatan kualitas air menunjukkan bahwa suhu berkisar antara 28,3–28,9°C, pH antara 5,98–7,89, DO antara 2,90–3,40 mg/L, dan amoniak dari 0,5 menjadi 1,0 mg/L di akhir penelitian. Hasil analisis statistik (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian jenis tanaman air yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan panjang, berat, dan pertambahan populasi, tetapi berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan lebar juga berpengaruh sangat nyata pada kelangsungan hidup tutut sawah.
Kata kunci: tutut sawah, tanaman air, pertumbuhan, populasi, survival rate.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI