DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Manajemen Penanganan Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di SD Negeri 2 Loktabat Selatan Banjarbaru
PENGARANG:NUR AIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-13


Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya sekolah penyelenggara pendidikan inklusif di Banjarbaru, merupakan salah satu sekolah yang cukup lama menerima PDBK yaitu sejak tahun 2018, dan sekolah telah melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota dalam penyediaan GPK, pelaksanaan asesmen PDBK, dan pelatihan rutin untuk GPK yaitu KKG GPK. Dari temuan diatas, dilakukanlah penelitian manajemen penanganan peserta didik berkebutuhan khusus di SD Negeri 2 Loktabat Selatan Banjarbaru, bertujuan menjadi contoh sekolah penyelenggara pendidikan inklusif lainnya.

Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses manajemen penerimaan peserta didik baru berkebutuhan khusus, peningkatan sumber daya manusia, proses pembelajaran PDBK, kerjasama, serta penyediaan sarana dan prasarana yang aksesibel di SD Negeri 2 Loktabat Selatan Banjarbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pelaksanaan PPDB PDBK sama seperti PPDB pada umunya, namun terdapat persyaratan tambahan untuk PDBK yaitu hasil asesmen yang menyatakan PDBK memiliki hambatan sehingga memerlukan adanya penanganan khusus, dan penerimaan kuota PDBK disesuaikan dengan jumah ketersediaan GPK disekolah. 2) peningkatan kompetensi sumber daya manusia terfasilitasi secara mudah, melaui seminar dan workshop yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan merupakan pelatihan rutin untuk GPK, dan pelatihan secara mandiri yang diikuti GPK untuk meningkatkan pemahaman dalam menangani PDBK. 3) rancangan pembelajaran untuk PDBK dalam bentuk Program Pembelajaran Individual (PPI) serta bentuk evaluasi pembelajaran PDBK dilihat dari perkembangan PDBK, dan adanya raport secara deskripsi yang menggambarkan hasil belajar PDBK. 4) kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota dalam bentuk penyediaan dan pelatihan GPK, yang bertujuan meningkatkan pemahaman GPK melakukan penanganan kepada PDBK, dan pelaksanan asesmen bekerjasama dengan Lab PKh untuk mengetahui hambatan dan kebutuhan PDBK. 5) ketersediaan sarana dan prasarana PDBK yang aksesibel/mudah diakses, seperti prasarana khusus yaitu ruang sumber dan sarana umum lainnya seperti bidang miring (ramp), petunjuk arah, dan simbol, dll. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI