DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS POTENSI EMISI GAS RUMAH KACA (GRK) AKIBAT DEFORESTASI DAN KEBAKARAN HUTAN DI KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | RENDY WIRA ADHITAMA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-14 |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) akibat deforestasi dan kebakaran hutan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, menggunakan metode Tier 1 berdasarkan IPCC 2006 dan pedoman KLHK 2017. Data sekunder periode 2020–2024 dianalisis untuk menghitung perubahan tutupan lahan, sekuestrasi karbon, serta estimasi emisi CO?eq. Hasil menunjukkan bahwa deforestasi lebih dominan daripada kebakaran dalam menyumbang emisi, dengan total emisi tahunan tertinggi berasal dari alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian, mencapai 85.825,7 Gg CO?eq. Kebakaran hutan paling besar terjadi di lahan gambut pada tahun 2023 dengan emisi sebesar 1.300,7 ton CO?eq. Penurunan luas hutan tertinggi terjadi di kawasan Taman Hutan Raya Sultan Adam. Rekomendasi mitigasi meliputi reboisasi, pelatihan masyarakat, pemanfaatan hasil hutan non-kayu, serta penguatan kebijakan dan penegakan hukum. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk kebijakan pengurangan emisi GRK dan pengelolaan hutan berkelanjutan di daerah. Kata Kunci: Emisi Gas Rumah Kaca (GRK), Deforestasi, Kebakaran Hutan, Sekuestrasi Karbon, IPCC 2006, Kabupaten Banjar.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI