DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERANAN BIG FIVE PERSONALITY PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU DI SMPN 1 DAN 2 PADANG BATUNG
PENGARANG:REGITA DINDA MAHARANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-14


Pendidikan bermutu membutuhkan peran guru dengan kepribadian positif yang 

mendukung Organizational Citizenship Behavior (OCB), terutama di tingkat SMP 

yang menghadapi tantangan unik. OCB guru penting dalam menciptakan iklim 

sekolah yang kondusif dan meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini 

bertujuan untuk peranan Big five personality terhadap Organizational Citizenship 

Behavior pada guru di SMPN 1 dan 2 Padang Batung. Penelitian ini menggunakan 

metode kuantitatif yang dilakukan secara cross sectional. Subjek penelitian ini 

adalah guru-guru yang mengajar di SMPN 1 dan SMPN 2 Padang Batung sebanyak 

35 responden dengan teknik proportional random sampling. Instrumen 

menggunakan kuesioner pada Big Five Personality menggunakan BFI-2 (Big Five 

Inventory-2) dan Organizational Citizenship Behavior. Analisis data menggunakan 

regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa 

Big Five Personality berperan signifikan terhadap OCB pada guru di SMPN 1 dan 

2 Padang Batung. Mayoritas guru memiliki tingkat kepribadian dalam kategori 

sedang, dan terdapat hubungan positif antara kepribadian dengan perilaku OCB. 

Hasil uji regresi menunjukkan bahwa Big Five Personality secara signifikan 

berpengaruh terhadap OCB dengan nilai t hitung sebesar 6,931 > t tabel (1,692) dan 

signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai R square sebesar 0,593 mengindikasikan bahwa 

59,3% variasi OCB dijelaskan oleh Big Five Personality, sedangkan sisanya 

dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Uji regresi parsial menunjukkan bahwa 

hanya dimensi neuroticism yang memiliki hubungan signifikan terhadap OCB 

dengan nilai t hitung 2,334 dan signifikansi < 0,05. Guru dengan tingkat 

neuroticism rendah cenderung lebih stabil secara emosional dan lebih mampu 

menunjukkan perilaku OCB. Temuan ini menegaskan pentingnya dimensi stabilitas 

emosi dalam memprediksi kontribusi sukarela guru terhadap organisasi sekolah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI