DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Jumlah Setek dan Pemupukan terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kadar Protein Supan-supan (Neptunia oleracea Lour.). | |
| PENGARANG | : | SITI FATIMATUZ ZAHRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-15 |
Siti Fatimatuz Zahra. 2025. Pengaruh Jumlah Setek dan Pemupukan terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kadar Protein Supan-supan (Neptunia oleracea Lour.). Dr. Hilda Susanti, S.P., M.Si. Dr. Bakti Nur Ismuhajaroh, S.P., M.P.
Banjarbaru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh jumlah setek dan pemupukan serta menentukan kombinasi terbaik terhadap pertumbuhan, hasil, dan kadar protein tanaman supan-supan.
Penelitian dilaksanakan dari bulan Agustus-November 2024, bertempat di rumah kaca, Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru. Kalimantan Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga didapatkan 27 box satuan percobaan. Faktor pertama yaitu jumlah setek (S) yang terdiri dari 3 taraf yaitu, s1 = 3 setek tanaman, s2 = 6 setek tanaman, dan s3 = 9 setek tanaman. Faktor kedua yaitu pemupukan (F) yang terdiri dari 4 taraf yaitu, f1 = pemupukan 1 kali (5 MST), f2 = pemupukan 4 kali (5, 7, 9, 11MST), dan f3 = pemupukan 7 kali (5, 6, 7, 8, 9, 10, 11 MST).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi antara jumlah setek dan pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman (8 dan 10 MST), jumlah daun (8, 10, dan 12 MST), dan jumlah cabang (10 MST). Perlakuan kombinasi antara jumlah setek dan pemupukan berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang (8 MST), dan bobot segar tanaman layak jual (8 dan 10 MST). Perlakuan tunggal jumlah setek berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman (12 MST), jumlah daun, jumlah cabang, dan bobot segar tanaman layak jual (8, 10, dan 12 MST), bobot segar dan kering batang akar serta bobot segar total tanaman (12 MST). Perlakuan tunggal jumlah setek berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman (8 MST), bobot segar total tanaman (12 MST), dan kadar protein (5 dam 10 MST). Perlakuan tunggal pemupukan berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan bobot segar tanaman layak jual (8, 10, dan 12 MST). Perlakuan tunggal pemupukan berpengaruh nyata terhadap bobot segar dan kering batang dan akar tanaman, serta bobot segar total tanaman (12 MST). Kombinasi perlakuan terbaik (s1f1), memberikan hasil tertinggi terhadap jumlah daun (8, 10, dan 12 MST), panjang tanaman, jumlah cabang, dan bobot segar tanaman layak jual (8 dan 10 MST). Perlakuan tunggal terbaik (s1) dan perlakuan tunggal (f1) memberikan hasil tertinggi terhadap panjang tanaman, jumlah cabang, bobot segar tanaman layak jual (12 MST). Perlakuan tunggal terbaik (s3) dan (s1) memberikan hasil tertinggi terhadap hasil tanaman seperti, bobot segar dan kering batang akar tanaman dan bobot total tanaman (12 MST).
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI