DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN UNDERWEIGHT (Studi Observasional pada Balita Usia 6-59 Bulan di Wilayah Puskesmas Cempaka) | |
| PENGARANG | : | ALIFIA NABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-15 |
Underweight pada balita merupakan masalah gizi serius yang dapat mengganggu pertumbuhan, kesehatan jangka panjang, serta fungsi sistem imun sehingga meningkatkan keparahan, durasi, dan kerentanan terhadap penyakit menular. Pada tahun 2024, Puskesmas Cempaka mencatat prevalensi underweight tertinggi di Banjarbaru sebesar 20,16%. Tujuan dijalankannya penelitian ini ialah guna melihat hubungan antara riwayat penyakit ISPA, penyakit diare, tingkat asupan protein, lemak, dan karbohidrat dengan kejadian underweight pada balita yang usianya 6–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cempaka. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan sampel sebanyak 81 balita yang dipilih dengan purposive sampling. Data dihimpun melalui wawancara melalui penggunaan kuesioner dan food frequency questionnaire semi-kuantitatif. Temuan penelitian memperlihatkan korelasi yang berarti diantara riwayat penyakit ISPA (p value = 0,048), diare (p value < 0,001), serta tingkat asupan protein (p value = 0,003), lemak (p value = 0,001) dan karbohidrat (p value = 0,004) dengan kejadian underweight pada balita. Analisis multivariat dengan metode Backward Wald memperlihatkan bahwasanya variabel yang paling memengaruhi kejadian underweight ialah riwayat penyakit diare (p value = 0,002; PR = 7,667). Puskesmas disarankan untuk memperkuat upaya promosi gizi dan pencegahan penyakit infeksi, serta mengembangkan media edukatif seperti buku pemantauan asupan gizi balita untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pemenuhan gizi anak di rumah.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI