DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU PEMILIH PEMULA DALAM MENGHADAPI PEMILIHAN KEPALA DAERAH TAHUN 2024 DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:TAUFIK ARIFIN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-15


 

Taufik Arifin, 2010413110009, 2024. Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Pemilih Pemula Dalam Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024 di Kota Banjarmasin. Dibimbing oleh Farah Qubayla

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku pemilih pemula dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 di Kota Banjarmasin. Pemilih pemula, yang berusia 17–21 tahun dan baru pertama kali menggunakan hak pilih, menjadi objek utama karena tingkat partisipasi politik dan pemahaman mereka terhadap politik masih terbatas. Seiring berkembangnya teknologi informasi, media sosial menjadi alat komunikasi politik yang dominan dan dapat membentuk opini serta mempengaruhi keputusan politik individu, khususnya generasi muda.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pemilih pemula di lima kecamatan di Kota Banjarmasin, menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penggunaan media sosial, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pemilih pemula. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan uji-t parsial melalui bantuan perangkat lunak SPSS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku pemilih pemula. Informasi politik yang tersebar melalui media sosial, seperti isu kebijakan, citra kandidat, dan peristiwa politik terkini, secara langsung mempengaruhi persepsi dan keputusan pemilih. Media sosial tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga arena interaksi dan pembentukan opini publik. Oleh karena itu, penting bagi pihak penyelenggara pemilu, partai politik, dan tokoh politik untuk memanfaatkan media sosial secara positif dan bertanggung jawab sebagai sarana pendidikan politik dan peningkatan partisipasi pemilih pemula.

Disarankan kepada pemerintah, pelaku pelaksana pemilu lainnya serta para pemilih untuk memberikan informasi positif dimedia sosial dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pemula

 

Kata kunci:  Media Sosial, Pemilih Pemula, Perilaku Pemilih, Pilkada 2024, Partisipasi Politik, Kota Banjarmasin

 

 
Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI