DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI EXPERIMENTAL KUAT TARIK TANAH MENGGUNAKAN SERAT KELAPA SAWIT: PENGARUH PANJANG SERAT MENGGUNAKAN METODE BRAZILIAN TENSILE TEST
PENGARANG:SAKHAA PUTRA NANTAKA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-15


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi panjang serat kelapa sawit terhadap kekuatan tarik tanah lempung. Serat kelapa sawit merupakan limbah tandan kosong kelapa sawit yang melimpah di Indonesia dan berpotensi digunakan sebagai material penguat tanah yang ramah lingkungan. Dengan memanfaatkan serat sebagai bahan tambahan, diharapkan dapat meningkatkan stabilitas dan daya tahan tanah terhadap gaya tarik, serta memberikan kontribusi terhadap solusi rekayasa geoteknik berkelanjutan.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian kuat tarik tidak langsung dengan metode Brazilian Tensile Test sesuai standar ASTM D3967. Serat kelapa sawit yang telah direndam dalam larutan NaOH digunakan dengan kadar tetap sebesar 7% dari berat kering tanah dan dipotong dalam variasi panjang 1 cm, 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Setiap sampel diuji dalam tiga kali pengulangan untuk memperoleh nilai rata-rata kekuatan tarik dan regangan maksimum. Hasil pengujian dianalisis secara statistik serta divalidasi melalui simulasi kestabilan lereng menggunakan perangkat lunak GeoStudio.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat kelapa sawit secara signifikan meningkatkan kekuatan tarik tanah lempung. Serat dengan panjang 2 cm memberikan hasil terbaik dengan peningkatan kekuatan tarik sebesar 59,68% dan faktor keamanan lereng (Safety Factor) tertinggi sebesar 1,96. Penambahan serat juga mengubah karakteristik retakan tanah dari getas menjadi lebih daktail. Penelitian ini membuktikan bahwa serat kelapa sawit dapat digunakan sebagai alternatif penguat tanah yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI