DIGITAL LIBRARY



JUDUL:STUDI EXPERIMENTAL KUAT GESEK TANAH YANG DIPERKUAT DENGAN SERAT KELAPA SAWIT: PENGARUH PANJANG SERAT MENGGUNAKAN METODE DIRECT SHEAR TEST
PENGARANG:MUHAMAD FAHRIZA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-15


STUDI EXPERIMENTAL KUAT GESEK TANAH

YANG DIPERKUAT DENGAN SERAT KELAPA

SAWIT: PENGARUH PANJANG SERAT

MENGGUNAKAN METODE DIRECT SHEAR TEST

Muhamad Fahriza1

, Yulian Firmana Arifin2

Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat Jl.

Jenderal Achmad Yani Km 35,5 Banjarbaru, Kalimantan Selatan – 70714

E-mail: m.fahriza30@gmail.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi panjang serat

tandan kosong kelapa sawit (TKKS) terhadap peningkatan parameter kuat gesek

tanah lempung, terutama kohesi (c) dan sudut gesek dalam (φ), melalui metode uji

geser langsung (direct shear test). Pemanfaatan serat TKKS sebagai bahan

stabilisasi tanah menawarkan solusi berkelanjutan dalam perbaikan sifat mekanik

tanah lunak,

Dalam pelaksanaannya, tanah lempung dicampur dengan air hingga mencapai

kadar air optimum sesuai kondisi lapangan. Selanjutnya, campuran ditambahkan

serat TKKS dengan kadar tetap sebesar 7% dari berat kering tanah dan variasi

panjang 1 cm, 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Campuran kemudian dipadatkan hingga

mencapai berat isi kering (dry density) sebesar 0,92 g/cm³, untuk menjamin

keseragaman dan konsistensi hasil uji. Setelahnya, dilakukan pengujian kuat gesek

tanah menggunakan metode direct shear dan dilanjutkan dengan analisis numerik

menggunakan perangkat lunak GeoStudio (SLOPE/W) untuk mengevaluasi

perubahan faktor keamanan lereng.

Hasil menunjukkan bahwa penambahan serat TKKS meningkatkan parameter

kekuatan geser tanah secara signifikan. Peningkatan kohesi tertinggi diperoleh pada

serat panjang 1 cm sebesar 0,1880 kg/cm², sedangkan sudut gesek dalam tertinggi

sebesar 37,48° tercapai pada serat panjang 2 cm. Dibandingkan dengan tanah tanpa

serat (c = 0,1523 kg/cm²; φ = 28,57°), peningkatan kekuatan geser terlihat nyata.

Hasil simulasi SLOPE/W juga menunjukkan peningkatan faktor keamanan lereng

dari 1,286 (tanpa serat) menjadi 1,647 (dengan serat 1 cm).

Kata kunci: tanah lempung, serat tandan kosong kelapa sawit, kuat gesek,

direct shear test, stabilisasi tanah, pemadatan, GeoStudio, SLOPE/W.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI