DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERANAN KONTROL DIRI TERHADAP PERILAKU PERUNDUNGAN SIBER DENGAN ONLINE DISINHIBITION EFFECT SEBAGAI MEDIATOR PADA GENERASI Z YANG AKTIF MENGGUNAKAN PSEUDONYM ACCOUNT | |
| PENGARANG | : | ENI FITRIANINGSIH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di Indonesia, kasus perundungan siber juga semakin marak terjadi bahkan tidak hanya di satu daerah saja melainkan di beberapa daerah di Indonesia. Berdasarkan data Childfund International Indonesia ada 49,1% siswa sekolah menengah dan universitas melakukan perundungan siber dan 58,6% lainnya menjadi korban perundungan siber. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku perundungan siber seperti kontrol diri individu dan online disinhibition effect. Tujuan dari penelitian ini yaitu ingin melihat apakah ada pengaruh kontrol diri terhadap perilaku perundungan siber dengan online disinhibition effect sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Purposive Sampling dan pengambilan data menggunakan kuesioner dengan tiga skala yaitu Self-control Scale (SCS), Cyber Bullying Perpetration (CBP) dan Online Disinhibition Scale. Analisis data menggunakan Macro Process Hayes untuk melihat peran online disinhibition effect sebagai mediator pada hubungan kontrol diri dan perilaku perundungan siber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri berpengaruh negatif secara signifikan terhadap perilaku perundungan siber, baik secara langsung maupun melalui mediator online disinhibition effect (coeff=-0151; p=0,018; LLCI=-0,275; ULCI=-0,026). Temuan yang dihasilkan oleh penelitian ini menunjukkan bahwa kontrol diri memiliki peran yang cukup besar untuk menahan online disinhibition effect dalam meningkatkan perilaku perundungan siber.
Kata kunci: kontrol diri, perundungan siber, online disinhibition effect, generasi z
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI