DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENERAPAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (EVM) PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN DESA PEJAMBUAN KECAMATAN SUNGAI TABUK (LANJUTAN) | |
| PENGARANG | : | RIZKI DIMAS DWIJAYANTO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
Setiap proyek, termasuk Proyek Pembangunan Jembatan Desa Pejambuan Kecamatan Sungai Tabuk (Lanjutan), harus diselesaikan tepat waktu oleh kontraktor. Agar pelaksanaan proyek berlangsung efisien dan sesuai jadwal, diperlukan pengendalian proyek yang tepat. Salah satu langkah pengendalian yang dapat diterapkan adalah monitoring secara berkala terhadap kinerja proyek pada periode tertentu. Kinerja ini dapat dipantau menggunakan metode Earned Value Management, yang hasilnya berfungsi sebagai peringatan dini apabila terjadi ketidakefisienan dalam penyelesaian proyek, sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan. Upaya pencegahan keterlambatan dapat diambil dengan mempelajari pengalaman proyek lain yang menghadapi faktor penyebab keterlambatan serupa.
Dalam penelitian ini, digunakan metode Earned Value Management, disertai penyebaran kuesioner kepada beberapa kontraktor dan pihak berpengalaman dalam pelaksanaan proyek. Indikator yang digunakan untuk melengkapi perhitungan meliputi planned value, earned value, dan actual cost, yang kemudian dianalisis melalui varians waktu yaitu SV dan varians biaya CV, indeks performansi waktu yaitu SPI dan biaya yaitu CPI, serta estimasi biaya berupa ETC dan EAC dan waktu penyelesaian proyek berupa ETS dan EAS. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyimpangan terhadap biaya dan waktu, sehingga langkah pengendalian dapat diterapkan secara tepat.
Hasil analisis pada periode 14 minggu kerja menunjukkan bahwa terjadi keterlambatan dari minggu ke-1 hingga ke-12 dan estimasi durasi proyek selesai melebihi durasi rencana 27 minggu. Biaya pelaksanaan tercatat lebih rendah dari anggaran rencana, dengan nilai rencana Rp4.433.691.399 dan estimasi senilai Rp5.141.019.273. Selain itu hasil kuesioner dari 15 responden mengenai langkah korektif terhadap keterlambatan proyek dapat dijadikan referensi dalam menentukan tindakan perbaikan apabila proyek menghadapi hambatan keterlambatan.
Kata Kunci: Earned Value Management, Biaya, Waktu, Penjadwalan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI