DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DALAM MENGUATKAN NALAR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PPKN DI SMP NEGERI 27 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | AFRILIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
Masalah pokok dalam penelitian ini adalah melemahnya kemampuan bernalar kritis peserta didik. Dalam konteks pembelajaran PPKn, kemampuan bernalar kritis sangat diperlukan agar peserta didik mampu mengkaji permasalahan kewarganegaraan secara logis, mendalam, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta UUD 1945. Model pembelajaran PBLini menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam pembelajaran melalui penyelesaian masalah nyata, sehingga dapat melatih kemampuan bernalar kritis dan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi model problem based learning (PBL) dalam menguatkan nalar kritis peserta didik pada pembelajaran PPKn di SMP Negeri 27 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap pemilihan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Perencanaan meliputi penyusunan ATP, pembuatan modul ajar, serta perencanaan masalah nyata dengan kehidupan peserta didik. 2) Pelaksanaan langkah PBL secara efektif mulai dari kegiatan pendahuluan, inti, hingga penutup. 3) Evaluasi dilakukan melalui asesmen formatif dan sumatif, seperti observasi, presentasi, dan tugas tertulis. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan PBL tidak hanya efektif dalam aspek kognitif, tetapi juga mendukung pengembangan partisipasi dan inklusivitas dalam kelas.
Disarankan Kepala sekolah berperan dalam penyediaan fasilitas dan pelatihan bagi guru, guru PPKn perlu meningkatkan kompetensi dalam merancang pembelajaran berbasis masalah serta membimbing peserta didik secara aktif, sementara peserta didik dituntut untuk lebih mandiri dan aktif dalam proses belajar. Selain itu, penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas diperlukan guna memperkuat temuan dan melihat efektivitas PBL di berbagai konteks pendidikan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI