DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Variasi Metode Perawatan Terhadap Ketahanan Perkerasan Kaku Jalan Dengan Penambahan Aditif Retarder | |
| PENGARANG | : | AISYAH NURFITRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
Perkerasan kaku merupakan jenis konstruksi jalan yang sering digunakan karena kekuatan dan daya tahannya terhadap beban. Beton yang digunakan dalam perkerasan kaku sangat dipengaruhi oleh proses curing, yang berfungsi menjaga kelembapan beton agar proses hidrasi semen berlangsung optimal. Tanpa curing yang tepat, beton dapat mengalami penurunan kuat tekan dan ketahanan akibat penguapan air yang terlalu cepat. Selain curing, penggunaan bahan tambah berupa retarder sering digunakan untuk memperlambat waktu ikat awal semen, memberikan waktu kerja yang lebih lama, dan berguna dalam pengecoran skala besar serta kondisi panas ekstrem.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi metode curing terhadap kuat tekan beton perkerasan kaku yang mengandung aditif retarder 0,2%. Pengujian dilakukan pada benda uji berupa silinder beton berukuran 10 cm × 20 cm dengan metode curing yang meliputi perendaman, karung goni, plastik hitam, dan penyiraman berkala pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi diperoleh pada metode perendaman, karung goni dan plastik hitam dengan penambahan retarder 0,2%. Sementara itu, penyiraman berkala menghasilkan kuat tekan yang lebih rendah meskipun menggunakan aditif retarder.
Kata Kunci: Perkerasan Kaku, Beton, Curing, Retarder, Kuat Tekan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI