DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KOMBINASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN METODE MONTESSORI (PRACTICAL LIFE) DENGAN MEDIA 3D PAPER SEWING PADA KELOMPOK A TK KRISTEN BETLEHEM BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | AWLYA NAJWA SALSABILA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-16 |
Salsabila, Awlya Najwa. 2025. Mengembangkan Motorik Halus Anak Melalui Kombinasi Model Project based learning dan Metode Montessori (Practical Life) dengan Media 3d paper sewing pada Kelompok A TK Kristen Betlehem Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Faqihatuddiniyah, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Motorik Halus, Project based learning, Montessori (Practical Life), 3d paper sewing, anak usia dini
Penelitian ini mengkaji permasalahan rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok A dalam koordinasi mata dan tangan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya aktivitas yang dapat menstimulasi keterampilan tersebut serta terbatasnya variasi media pembelajaran yang digunakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis perkembangan motorik halus anak melalui kombinasi model Project based learning dan metode Montessori (Practical Life) dengan media 3d paper sewing.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah anak Kelompok A TK Kristen Betlehem Banjarmasin yang berjumlah 10 orang anak. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kualitatif yang dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif, dengan penyajian data melalui tabel, grafik, dan uraian naratif menggunakan teknik cross tabulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mengalami peningkatan pada setiap pertemuan. Pada pertemuan pertama, aktivitas guru memperoleh skor 16 dengan kategori “Baik” dan meningkat menjadi skor 24 dengan kategori “Sangat Baik” pada pertemuan ketiga. Aktivitas anak juga menunjukkan peningkatan dari 50% dengan kategori “Cukup Aktif” menjadi 100% dengan kategori “Sangat Aktif”. Sementara itu, perkembangan koordinasi mata dan tangan anak meningkat dari 40% dengan kategori “Belum Berkembang” menjadi 100% dengan kategori “Berkembang Sangat Baik”.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Project Based Learning dan Metode Montessori (Practical Life) dengan media 3d paper sewing dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak, dan perkembangan motorik halus dalam koordinasi mata dan tangan anak secara signifikan. Kepala sekolah harus mendapatkan referensi untuk membantu guru dan peneliti selanjutnya dapat menggunakannya sebagai bahan ajar. Penelitian ini juga relevan untuk peneliti berikutnya.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI