DIGITAL LIBRARY



JUDUL:IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DATA PEMADAM KEBAKARAN (SI-DAMKAR) PADA DINAS PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN (DPKP) KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:M. RAYHAN ADNANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-17


SI-DAMKAR merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar untuk mempermudah pengelolaan data kejadian kebakaran, wilayah rawan, lokasi hydrant, serta penyebaran petugas pemadam. Aplikasi ini hadir sebagai solusi atas kelemahan sistem manual yang selama ini digunakan, yang rentan terhadap keterlambatan pencatatan, kesalahan input, dan lambatnya koordinasi antarpihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi SI-DAMKAR serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam pelaksanaannya pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada kepala bidang, staf pencegahan, petugas lapangan, serta masyarakat pengguna potensial aplikasi. Selain itu, peneliti juga melakukan observasi langsung dan pengumpulan dokumentasi untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Analisis data mengacu pada teori implementasi George C. Edward III yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi aplikasi SI-DAMKAR belum berjalan secara maksimal berdasarkan teori George C. Edward III, yang meliputi aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Komunikasi internal antara petugas dan pengelola aplikasi berjalan cukup efektif, namun komunikasi eksternal, khususnya sosialisasi kepada masyarakat dan relawan, masih sangat terbatas. Sumber daya manusia dan infrastruktur teknologi sudah cukup memadai, namun terhambat oleh keterbatasan anggaran dalam pengembangan dan pemeliharaan sistem. Disposisi pelaksana menunjukkan komitmen dan sikap terbuka terhadap teknologi, sedangkan struktur organisasi yang terkoordinasi turut mendukung pelaksanaan aplikasi. Hambatan berupa minimnya anggaran dan kurangnya sosialisasi menjadi faktor utama yang menghambat optimalisasi sistem ini secara menyeluruh.

Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banjar memperkuat upaya sosialisasi dan pelatihan, meningkatkan dukungan anggaran, serta memperluas integrasi sistem dengan instansi terkait guna mendukung efektivitas layanan kebakaran secara digital dan berkelanjutan.

Kata Kunci : SI-DAMKAR, Sistem Informasi Manajemen, Pemadam Kebakaran

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI