DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL HURUF MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING, MAKE A MATCH DAN MEDIA (MEKAH) PADA KELOMPOK B3 TK NEGERI PEMBINA MARTAPURA
PENGARANG:MAULIDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-17


ABSTRAK

Maulida. 2025. Mengembangkan Kemampuan Kognitif Anak  Dalam Mengenal Huruf Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Make A Match dan Media (Mekah) Pada Kelompok B3 Tk Negeri Pembina Martapura. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Faqihatuddiniyah, S.Pd., M.Pd

Kata Kunci: Kognitif, Mengenal Huruf, Problem Based Learning, Make A Match, Media Mekah.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah perkembangan kognitif anak  dalam mengenal huruf pada kelompok B3. Hal ini oleh pembelajaran kurang interaktif sehingga komunikasi kebanyakan bersifat satu arah antara guru dengan anak pada saat pembelajaran serta media yang kurang menarik minat belajar anak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan menganalisis hasil kemampuan kognitif anak.

Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok Tk Negeri Pembina Martapura yang berjumlah 13 anak. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Analisis data penelitian ini menerapkan teknik deskriptif kualitatif dan analisis cross tabulasi yang dijabarkan dengan tabel, grafik serta interpretasi melalui presentase. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila mencapai kategori “Sangat Baik”, aktivitas anak mencapai kategori “Sangat Aktif” dan hasil perkembangan kemamp uan kognitif mencapai kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan ke-1 mendapatkan skor 19 dengan kategori “Cukup Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-3 mendapat skor 31 dengan kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pada pertemuan ke-1 mendapat presentase 38,5% kategori “Kurang Aktif”, dan terus meningkat hingga pertemuan ke-3 mendapat presentase 100% kategori “Sangat Aktif”. (3) Hasil perkembangan Kognitif anak pada pertemuan ke-1 mendapatkan presentase 46,2% dan terus meningkat hingga pertemuan ke-3 mencapai 100% anak berhasil berkembang dengan kategori “Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB).

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan kombinasi model problem based learning, make a match dan media (mekah) dapat meningkakan aktivitas dan hasil perkembangan kognitif anak dengan sangat aktif dan berkembang sangat baik. disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan informasi untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI