DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MODIFIKASI KITOSAN DENGAN 3-(BROMOASETIL)KUMARIN DAN VANILIN SERTA UJI POTENSINYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN RADIKAL BEBAS DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL)
PENGARANG:SITI MIFTAHUR RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-17


ABSTRAK

 

MODIFIKASI KITOSAN DENGAN 3-(BROMOASETIL)KUMARIN DAN VANILIN SERTA UJI POTENSINYA SEBAGAI ANTIOKSIDAN RADIKAL BEBAS DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL)(Oleh Siti Miftahur Rahmah;Pembimbing: Dr. Uripto Trisno Santoso, S.Si., M.Si., Dyah Ayu Pramoda Wardani, S.Pd., M.Sc.,;2025; 76halaman)

 

Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menyebabkan kerusakan pada DNA, protein, dan lipid. Antioksidan berperan penting dalam menetralkan radikal bebas. Kitosan memiliki potensi sebagai antioksidan, namun aktivitasnya masih terbatas dan dapat ditingkatkan melalui modifikasi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi kitosan menggunakan 3-(Bromoasetil)kumarin (BAC) dan vanilin, serta menguji potensinya sebagai antioksidan radikal bebas DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Modifikasi dilakukan dengan mereaksikan beads kitosan (BK) dengan larutan BAC selama 2 jam pada suhu 40–60?°C, kemudian ditambahkan larutan vanilin dan didiamkan selama 24 jam dalam ruang gelap. Sebagai kontrol, modifikasi juga dilakukan pada kitosan bentuk larutan. Produk hasil modifikasi dianalisis menggunakan spektrofotometri FTIR yang menunjukkan adanya pergeseran gugus OH dari 3350 cm?¹ ke 3297 cm?¹, CO dari 1682 cm?¹ ke 1641 cm?¹, dan NH?. Aktivitas antioksidan diukur berdasarkan penurunan absorbansi DPPH pada panjang gelombang 516 nm. Larutan kitosan menunjukkan inhibisi sebesar 32%, namun setelah modifikasi dengan BAC, vanilin, dan kombinasi keduanya mengalami penurunan menjadi 3,6%, 2,2%, dan 2,0%. Sebaliknya, modifikasi pada BK menunjukkan peningkatan yang kuat. Modifikasi BK dengan vanilin meningkat dari 9% menjadi 39,1%, kombinasi BK-BAC-vanilin sebesar 30%, dan BK-BAC sebesar 12,3%. Hasil FTIR dan uji DPPH membuktikan keberhasilan modifikasi. Kombinasi BK-vanilin memberikan peningkatan tertinggi dan menunjukkan potensi sebagai agen antioksidan yang lebih efektif dibandingkan modifikasi lainnya.

 

Kata Kunci: Kitosan, kumarin, vanilin, DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil), antioksidan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI