DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERAN PEMERINTAH KELURAHAN ALALAK SELATAN KOTA BANJARMASIN DALAM UPAYA PENANGANAN STUNTING DITINJAU DARI PERATURAN WALIKOTA TAHUN 2023 | |
| PENGARANG | : | FUAD RAMADHAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-17 |
Penelitian ini berjudul “Peran Pemerintah Kelurahan Alalak Selatan Kota Banjarmasin dalam Upaya Penanganan Stunting Ditinjau dari Peraturan Wali Kota Nomor 141 Tahun 2023”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka stunting di Kota Banjarmasin yang menjadi perhatian serius pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) oleh Pemerintah Kelurahan Alalak Selatan dalam menangani stunting, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut ditinjau dari Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 141 Tahun 2023.Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Lurah dan masyarakat Kelurahan Alalak Selatan serta studi kepustakaan terhadap regulasi dan dokumen pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program PMT telah dijalankan oleh pemerintah kelurahan sebagai bentuk intervensi gizi spesifik. Namun, keterbatasan anggaran menyebabkan program ini belum menjangkau seluruh anak yang mengalami stunting. Dari sekitar 50 balita yang berisiko stunting, hanya 17 anak yang mendapat bantuan PMT. Selain itu, kendala lain yang ditemukan adalah terbatasnya sumber daya manusia, belum optimalnya pendataan sasaran, serta rendahnya partisipasi masyarakat.Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan alokasi anggaran, pelatihan kader secara berkelanjutan, sosialisasi langsung ke rumah warga, dan pelibatan RT/RW sebagai pendekatan berbasis komunitas agar program PMT dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran sesuai dengan amanat Peraturan Wali Kota Nomor 141 Tahun 2023.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI