DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN ASPEK SOSIAL EMOSIONAL MENGGUNAKAN MODEL PROJECT BASED LEARNING, METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA BAHAN BEKAS (RO-TAN DAN GATEMPI) PADA KELOMPOK A TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 37 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | LUCKY PRASETYA DININGSIH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-18 |
Diningsih, Lucky Prasetya. 2025, Mengembangkan aspek sosial emosional menggunakan model project based learning, metode demonstrasi dan media bahan bekas (RO-TAN dan GATEMPI) Kelompok A2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Ratna Purwanti, M. Pd. Kata Kunci: Sosial-Emosional, Bahan Bekas, PjBL, Demonstrasi. Permasalahan yang ditemukan menunjukkan kurangnya aktivitas anak dalam proses pembelajaran dan anak cenderung cepat bosan. Hal ini dikarenakan pembelajaran masih bersifat abstrak, tidak menggunakan media dan kurang menarik bagi anak serta kegiatan pembelajaran hanya berpusat pada guru (Teacher Center). Anak kurang berpartisipasi aktif dalam pembelajaran, ditandai dengan anak cepat merasa bosan dan kurang bersemangat dalam kegiatan pembelajaran, mudah mengeluh ketika mendapat kesulitan, tidak mau mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, serta sulit berinteraksi dengan teman-temannya dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis aktivitas anak dan hasil perkembangan sosial emosional anak. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok A2 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin yang berjumlah 13 orang anak (5 laki-laki dan 8 perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara serta penilaian aspek perkembangan sosial emosional anak. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila mencapai sangat baik. Aktivitas individu anak dengan persentase 82%-100% kategori sangat aktif dan hasil perkembangan dengan persentase ≥80% mencapai kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Aktivitas guru pertemuan ke-1 dengan skor 26 dengan kategori “Baik”, pertemuan ke-2 dengan skor 29 dengan kategori “Sangat Baik”, pertemuan ke-3 dengan skor 31 dengan kategori “ Sangat Baik” dan pertemuan ke-4 dengan skor 32 dengan kategori “Sangat Baik”. (2) Aktivitas anak pertemuan ke-1 dengan persentase 69% kategori “Aktif”, pertemuan ke-2 dengan persentase 30% dengan kategori “Kurang Aktif”, pertemuan ke-3 dengan persentase 85% dengan kategori “Sangat Aktif”, dan pertemuan ke-4 dengan persentase 85% kategori “Sangat Aktif”. (3) Hasil perkembangan sosial emosional anak pada pertemuan terakhir mencapai 85% anak yang berhasil dengan mendapatkan (BSB). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi model project based learning, metode demonstrasi dan media bahan bekas (RO-TAN dan GATEMPI) dapat mengembangkan aktivitas dan hasil perkembangan sosial emosional anak dengan sangat aktif dan berkembang sangat baik. Diharapkan agar temuan ini bisa menjadi rekomendasi perbaikan terhadap model pembelajaran yang ada, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran anak sebagai upaya mengembangkan aspek sosial emosional pada anak usia dini menggunakan media bahan bekas RO-TAN dan GATEMPI.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI