DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Karakterisasi Suseptibilitas Magnetik dan Kandungan Logam Berat pada Tanah di Tepi Jalan Raya (Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar)
PENGARANG:MAYA FIRANTY NOOR
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-21


Kabupaten Banjar merupakan salah satu wilayah di Kalimantan Selatan yang tengah mengalami pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan pemukiman. Peningkatan aktivitas transportasi di sepanjang jalan utama, seperti Jalan A. Yani, berpotensi menyebabkan akumulasi logam berat di tanah akibat emisi kendaraan bermotor dan aktivitas manusia di sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai suseptibilitas magnetik dan kandungan logam berat pada sampel tanah di tepi jalan raya (Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar), serta menganalisis hubungan antara nilai suseptibilitas magnetik dengan kandungan logam berat tersebut. Penelitian dilakukan pada 14 titik lokasi dengan pengukuran suseptibilitas magnetik menggunakan Bartington MS2B dan analisis kandungan logam berat menggunakan metode X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil rata-rata nilai suseptibilitas magnetik berkisar antara 1,7 × 10-8 m3/kg hingga 14,3 × 10-8 m3/kg. Adapun kandungan logam berat pada penelitian ini, yaitu: Al (47.000 – 118.000); Ti (3.400 – 12.900); V (200 - 600); Cr (4.300 – 11.100); Mn (1.500 – 6.300); Fe (142.000 – 440.400); Ni (3.200 – 24.100); Cu (100 – 1.400); dan Zn (600 – 3.700) dalam satuan ppm, dengan beberapa di antaranya (logam berat Ti, V, Cr, Mn, Fe, Ni, Cu, dan Zn) melebihi ambang batas yang ditetapkan. Secara keseluruhan, hubungan antara nilai suseptibilitas magnetik dan kandungan logam berat pada tanah di tepi jalan raya (Kecamatan Gambut dan Kertak Hanyar) bervariasi. Logam berat seperti Mn, Fe, dan Ni menunjukkan korelasi positif yang kuat, logam berat Al dan V menunjukkan korelasi positif lemah. Sebaliknya, logam berat Ti, Cr, Cu, dan Zn menunjukkan korelasi yang negatif.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI