DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEBERHASILAN IMPLEMENTASI PROGRAM MOJANG BASTARI DI DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN TAPIN
PENGARANG:NURUL HIKMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-22


Nurul Hikmah, 2110411220008, 2025. Keberhasilan Implementasi Program Mojang Bastari di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin. Di bawah bimbingan Sugeng Karyadi.

Implementasi program Mojang Bastari merupakan upaya Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin dalam meningkatkan aksesibilitas layanan KB, khususnya KB pascasalin metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Program ini dilaksanakan melalui bidang keluarga berencana dengan memberikan pelayanan langsung ke rumah ibu pascasalin menggunakan bus pelayanan yang dilengkapi peralatan medis dan tenaga kesehatan. Dalam pelaksanaannya, terjadi peningkatan peserta KB pascasalin MKJP yang mengindikasikan bahwa program ini semakin diterima oleh masyarakat dan berhasil menjangkau lebih banyak keluarga di Kabupaten Tapin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keberhasilan implementasi program Mojang Bastari di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.

Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teori implementasi George C. Edward III sebagai acuan dalam analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi selama tiga bulan dan wawancara dengan informan sebanyak 31 orang, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan model analisis data dari Miles dan Huberman, yang meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan/verifikasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Mojang Bastari di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Tapin berhasil terlaksana dengan baik. Faktor-faktor yang memengaruhi terdiri dari faktor penghambat dan faktor pendukung. Faktor penghambat seperti, kurangnya pengetahuan masyarakat tentang KB pascasalin, rasa takut terhadap penggunaan KB MKJP, faktor kepercayaan masyarakat, serta akses jalan yang sulit. Sementara itu, faktor pendukung meliputi, kesadaran penduduk tentang pengaturan kehamilan, biaya program gratis, mudahnya aksebilitas pelayanan, ketersediaan infrastruktur dan teknologi, pelayanan datang langsung ke rumah, antusiasme masyarakat yang tinggi, serta kemudahan layanan.

Kata Kunci: Implementasi, Mojang Bastari, Pascasalin

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI