DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS SEMIOTIKA PESAN KESEHATAN MENTAL: QUARTER-LIFE CRISIS PADA LIRIK LAGU BTS – TOMORROW | |
| PENGARANG | : | PUSPA NOOR SHABRINA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-23 |
Puspa Noor Shabrina, 1910414120010, 2024, Analisis Semiotika Pesan
Kesehatan Mental: Quarter-Life Crisis Pada Lirik Lagu Bts – Tomorrow. Di
bawah bimbingan Putri AyuHidayatur Rafiqoh.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lirik lagu “Tomorrow” oleh BTS
menggunakan pendekatan analisis semiotika, dengan fokus pada tema quarter life
crisis yang dihadapi oleh generasi muda. Quarter life crisis, yang sering dikaitkan
dengan perasaan kebingungan, ketidakpastian, dan ketakutan terhadap masa depan di
usia dua puluhan, menjadi tema utama dalam lagu ini. Metode yang dipakai di
penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif.
Melalui teori semiotika Roland Barthes, penelitian ini mengidentifikasi dan
menginterpretasikan tanda-tanda, simbol, dan mitos yang terdapat dalam lirik lagu
yang mencerminkan pengalaman emosional generasi muda. Lirik-lirik seperti
“Ctrl+C, Ctrl+V”
,
“breaker”, dan “fajar sebelum matahari terbit” menjadi simbol
penting yang menggambarkan perasaan terjebak dan harapan akan perubahan. Selain
itu, penelitian ini juga membahas hubungan antara musik dan pesan lirik, serta
bagaimana lagu ini dipersepsikan oleh audiens muda di tengah pengaruh media sosial
yang kian dominan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana
musik populer, khususnya lagu BTS, berfungsi sebagai cermin sosial bagi tantangan
dan pergolakan yang dialami oleh generasi muda dalam menghadapi quarter life
crisis.
Kata Kunci: Analisis Semiotika, Quarter Life-Crisis, Lirik Lagu, BTS,
Tomorrow.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI