DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN MOTIVASI, AKTIVITAS DAN ASPEK KOGNITIF MENGGUNAKAN MODEL LEADER PADA ANAK KELOMPOK B TK KENANGA BANJARMASIN
PENGARANG:MAYA MIRANDA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-23


Miranda, Maya. 2025. Mengembangkan Motivasi, Aktivitas Dan Aspek Kognitif Menggunakan Model Leader Pada Anak Kelompok B TK Kenanga Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing: Celia Cinantya, S.Kom., M.Pd. Kata Kunci: Motivasi, Aktivitas, Kognitif, Mengenal Pola ABCD-ABCD, Leader. Penelitian ini dilatarbelakangi pada rendahnya motivasi, aktivitas dan hasil perkembangan aspek kognitif anak dalam mengenal pola ABCD-ABCD. Penyebab dari adanya permasalahan yaitu anak menjadi pendengar yang pasif, media yang digunakan kurang inovatif, dan cenderung menggunakan papan tulis dan lembar Kerja Anak (LKA). Solusi yang diberikan yaitu menggunakan model Leader. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, dan menganalisis motivasi belajar, aktivitas anak serta hasil perkembangan kognitif anak dalam hal mengenal pola ABCD-ABCD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 4 pertemuan. Setting penelitian ini dilakukan pada anak kelompok B di TK Kenanga Banjarmasin yang berjumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dijabarkan dengan tabel dan grafik. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila memperoleh skor ≥20 dengan kategori “baik”. Motivasi belajar anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥80% “Hampir seluruh anak termotivasi”. Aktivitas anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥80% “Hampir seluruh anak aktif”. Dan hasil pekembangan kognitif anak dikatakan berhasil apabila secara klasikal dengan persentase ≥80% anak berhasil Berkembang Sesuai Harapan (BSH) Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan I mendapat skor 18, pertemuan II mendapat skor 23, pertemuan III skor 25 dan petemuan IV mendapat skor 31. Motivasi belajar anak pada pertemuan I memperoleh persentase 27%, pertemuan II memperoleh persentase 45%, pertemuan III memperoleh persentase 73% dan petemuan IV memperoleh persentase 91%. Aktivitas anak pada pertemuan I memperoleh persentase 18%, pertemuan II memperoleh persentase 36%, pertemuan III memperoleh persentase 64%, dan pertemuan IV memperoleh persentase 91%. Hasil perkembangan kognitif anak pada pertemuan I memperoleh persentase 27%, pertemuan II memperoleh persentase 45%, pertemuan III memperoleh persentase 82% dan petemuan IV memperoleh persentase 91%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan model Leader dapat meningkatkan motivasi, aktivitas dan hasil perkembangan kognitif anak dalam mengenal pola ABCD-ABCD. Disarankan bagi guru dapat dijadikan referensi dalam memilih model dan media pembelajaran. Bagi kepala sekolah dapat dijadikan bahan untuk membina guru-guru dan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Bagi peneliti lain dapat dijadikan sebagai salah satu referensi dalam melaksanakan penelitian yang lebih mendalam.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI