DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FENOMENA NATURAL RESOURCE CURSE TERHADAP PEREKONOMIAN 8 KABUPATEN PENGHASIL TAMBANG DI PROVINSI KALIMANTAN SELATAN | |
| PENGARANG | : | SITI NOOR HALISYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-24 |
Sumber daya alam kerap dianggap sebagai anugerah, namun sejumlah temuan menunjukkan adanya fenomena Natural Resource Curse, di mana negaranegara kaya sumber daya justru mengalami pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat dan kualitas hidup yang lebih rendah dibanding negara yang sumber dayanya terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengukur besaran natural resource curse di tingkat kabupaten penghasil tambang di Provinsi Kalimantan Selatan periode 2014-2024 dengan menggunakan rata-rata geometri conditional weighted product method (CWPM) dari indeks ketergantungan sumber daya alam dan indeks pembangunan berkelanjutan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kabupaten dengan sumber daya alam pertambangan dan penggalian melimpah berpotensi tinggi mengalami resource curse dibandingkan dengan kabupaten lainnya yang SDA lebih sedikit. Pada penelitian ini, 8 kabupaten penghasil tambang tidak mengalami fenomena natural resource curse namun masih tetap berpotensi mengalami fenomena natural resource curse. Kabupaten Tanah Bumbu menjadi daerah dengan potensi natural resource curse tertinggi di antara 8 kabupaten yaitu sebesar 1,83 dengan nilai indeks ketergantungan sumber daya alam sebesar 54,43 dan indeks pembangunan berkelanjutan sebesar 60,05. Kata Kunci: Keberlimpahan SDA; Ketergantungan SDA; Pembangunan Daerah Berkelanjutan; Kutukan SDA; Indeks Kutukan SDA
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI