DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGEMBANGAN GALERI PULAU SEWANGI SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS BERBASIS WEBSITE UNTUK KELAS VI SEKOLAH DASAR
PENGARANG:WAHYUDI RAKHMAN
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2025-07-24


ABSTRAK

 

Wahyudi Rakhman. 2025. Pengembangan Galeri Pulau Sewangi sebagai Sumber Belajar IPS Berbasis Website untuk Kelas VI Sekolah Dasar.Tesis. Program Studi Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Prof. Dr. Bambang Subiyakto, M. Hum,. (II) Dr. Syaharuddin, S.Pd., M.A,.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Pulau Sewangi, Sumber Belajar, IPS, Website

 

Pemanfaatan teknologi informasi sebagai sumber belajar, mestinya mampu memberi kesempatan peserta didik berpratisipasi aktif sekaligus menerapkan apa yang dipelajari dengan lebih baik. Fakta di lapangan justru sebaliknya, pemanfaatan teknologi sebagai sumber belajar masih belum maksimal, hingga berimbas pada hasil belajar peserta didik. Pengembangan sumber belajar menjadi upaya perbaikan atas masalah yang terjadi. Pengembangan ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan proses pengembangan Galeri Pulau Sewangi sebagai sumber belajar IPS berbasis website; (2) menganalisis tingkat kepraktisan Galeri Pulau Sewangi sebagai sumber belajar IPS berbasis website; dan, (3) menguji efektivitas penggunaan Galeri Pulau Sewangi sebagai sumber belajar IPS berbasis website terhadap hasil belajar peserta didik.

Penelitian dan pengembangan yang dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D), dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, and Dissemination). Adapun metode pengumpulan dan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif, metode penilaian ahli, serta metode eksperimen kuantitatif dalam bentuk The One-Group Pretest-Postetst Design. Subjek penelitian terdiri atas dua orang validator ahli konten dan tampilan, satu buah aplikasi analisis butir soal, tiga orang partisipan uji kepraktisan, dua orang guru dan tiga puluh delapan peserta didik kelas VI SDN Berangas Barat 2 sebagai partisipan dalam uji lapangan skala kecil.

Pengembangan produk sumber belajar, menunjukkan beberapa temuan. Hasil uji kelayakan menunjukkan secara tampilan dan konten produk dikategorikan layak dengan rerata skor 4,13, dan 4,75. Hasil uji kepraktisan produk berada pada kategori praktis untuk digunakan. Hasil uji efektivitas menunjukkan produk signifikanuntuk meningkatkan 48 persen hasil belajar peserta didik, dengan  sebesar 4,241. Meskipun secara uji produk telah memenuhi syarat, namun untuk diimplementasikan dan diduplikasi secara luas, maka perlu serangkaian uji luas dengan sampel partisipan yang lebih luas dan variatif pada pengembangan produk selanjutnya.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI