DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Mengembangkan Motorik Halus Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demontrasi dan Media Flanel Pada Kelompok B3 Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | DIFA AZHARA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-24 |
Azhara, Difa. 2025. Mengembangkan Motorik Halus Anak Menggunakan Model Project Based Learning, Metode Demontrasi dan Media Flanel Pada Kelompok B3 Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin. Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Ratna Purwanti, M. Pd.
Kata Kunci: Motorik Halus, Project Based Learning, Demontrasi, Media Flanel.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil keterampilan meniru bentuk anak pada kelompok B3 dalam perkembangan Motorik Halus. Hal ini disebabkan anak mengalami kesulitan dalam menggerakan otot otot tangan serta kurangnya koordinasi yang sinkron antara mata dan tangan anak sehingga menghambat stimulasi aktivitas pembelajaran. tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan motorik halus anak dalam keterampilan meniru bentuk.
Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B3 TK Aisyiyah Bustanul Athfal 37 Banjarmasin yang berjumlah 14 anak (7 anak laki-laki dan 7 anak perempuan). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Indikator keberhasilan aktivitas guru dikatakan berhasil apabila mencapai kategori “Sangat Baik”, keterampilan anak dikatakan berhasil mencapai kategori “Hampir Seluruh Anak Terampil”, dan perkembangan Motorik Halus Anakmencapai kategori “Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aktivitas guru pada pertemuan ke-1 mendapat skor 21 dengan kategori “Baik” dan terus meningkat hingga pertemuan ke- 4 mendapatkan skor 31 kategori “Sangat Baik”. (2) Keterampilan Anak pada pertemuan ke-1 mendapatkan persentase 7% kategori “Hampir Tidak Ada Anak Yang Terampil” dan terus meningkat hingga pertemuan ke-4 dengan persentase 100% kategori “Seluruh Anak Aktif”. (3) Hasil Perkembangan Motorik Halus Anak pada pertemuan ke-1 persentase 7% dan terus mengalami peningkatan pada pertemuan ke-4 skor 93% seluruh anak berhasil berkembang kategori “Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning, MetodeDemontrasi dan Media Flanel dapat mengembangkanaktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan motorik halus anak dengan sangat baik dan seluruh anak aktif. Disarankan bagi kepala sekolah, guru, dan penelitian berikutnya dapat menjadi bahan informasin untuk memperbaiki pembelajaran pada anak.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI