DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK DALAM BERBAGI, MENOLONG DAN MEMBANTU TEMAN MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PBL, METODE DEMONSTRASI DAN BERMAIN PERAN PADA KELOMPOK A TK ISLAM BAKTI I BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | PUTRI ALEYDA HUMAIRA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-24 |
Humaira, Putri Aleyda. 2025. Mengembangkan sosial emosional anak dalam berbagi,
menolong dan membantu teman menggunakan kombinasi model PBL, metode
Demonstrasi dan Bermain Peran pada kelompok A TK Islam Bakti 1
Banjarmasin. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia
Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat
Banjarmasin. Pembimbing Wahdah Refia Rafianti, S.Sn., M.Pd
Kata Kunci : Perkembangan Sosial Emosional, berbagi, menolong dan membantu teman,
Problem Based Learning, Demonstrasi dan Bermain Peran.
Permasalahan yang terjadi dilapangan dilatar belakangi oleh kurang berkembangnya
sosial emosional anak dalam berbagi, menolong dan membantu teman, yang disebabkan
oleh faktor lingkungan, metode yang digunakan kurang bervariasi, pembelajaran bersifat
satu arah, serta kurangnya stimulus guru dalam mengembangkan kemampuan sosial
emosional anak dalam berbagi, menolong dan membantu teman. Untuk mengatasi
permasalahan tersebut maka digunakan kombinasi model PBL, metode demonstrasi dan
bermain peran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, serta
menganalisis perkembangan kemampuan sosial emosional anak.
Pendekatan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan
Kelas, yang dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah kelompok A di
TK Islam Bakti 1 Banjarmasin sebanyak 16 anak. Teknik pengumpulan data meliputi
observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian terhadap kemampuan berbagi, menolong
dan membantu teman.
Temuan ini menunjukkan aktivitas guru mengalami peningkatan dari siklus pertemuan
1 65% dengan kategori "Baik", pertemuan 2 78% dengan kategori "Baik" dan pertemuan 3
97% dengan kategori "Sangat Baik". Aktivitas anak mengalami peningkatan dari pertemuan
1 37% dengan kategori "Sebagian Kecil Anak Aktif", pertemuan 2 75% dengan kategori
"Sebagian Besar Anak Aktif" dan pertemuan 3 100% dengan kategori "Seluruh Anak Aktif".
Dan hasil perkembangan anak secara klasikal berkembang dari pertemuan 1 37% dengan
kategori "Mulai Berkembang", pertemuan 2 75% dengan kategori "Berkembang Sesuai
Harapan" dan pertemuan 3 mencapai 100% dengan kategori "Berkembang Sangat Baik”.
Berdasarkan paparan diatas disimpulkan bahwa penerapan model PBL, metode
demonstrasi, dan bermain peran terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas guru,
meningkatkan aktivitas anak, serta mengembangkan perkembangan sosial emosional anak
dalam berbagi, menolong dan membantu teman. Oleh karena itu, disarankan agar ketiga
pendekatan tersebut digunakan sebagai referensi dalam pembelajaran yang
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI