DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PERKEMBANGAN BAHASA DALAM MENGULANG KALIMAT YANG LEBIH KOMPLEKS MENGGUNAKAN MODEL BENGKENG PADA ANAK KELOMPOK B TK ISLAM BAKTI 1 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | NAUFI SHALIHAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-24 |
Shalihah, Naufi. 2025 "Meningkatkan aktivitas dan perkembangan bahasa dalam mengulang kalimat yang lebih kompleks menggunakan model BENGKENG pada anak kelompok B TK Islam Bakti 1 Banjarmasin" Skripsi Program S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat. Dosen Pembimbing Dr. Rizky Amelia, M.Pd.
Kata Kunci : Aktivitas, Bahasa, Kalimat Kompleks, Model BENGKENG.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya aktivitas anak dan perkembangan bahasa anak dalam mengulang kalimat yang lebih kompleks. Hal ini disebabkan karena media yang digunakan pendidik kurang bervariasi, pembelajaran kurang bermakna dan pembelajaran yang bersifat satu arah. Solusi pemecahan masalah ini yaitu dengan menggunakan model BENGKENG. Tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas anak, dan menganalisis hasil perkembangan bahasa dalam mengulang kalimat yang lebih kompleks.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 4 kali pertemuan. Subjek penelitian anak kelompok B TK Islam Bakti 1 Banjarmasin yang berjumlah 18 anak. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif tabel dan grafik. Indikator keberhasilan pada aktivitas guru dikatakan berhasil apabila skor 30-36 kategori “Sangat Baik”, aktivitas anak secara klasikal dengan presentase ≥81% kategori “Hampir Seluruh Anak Aktif”, dan hasil perkembangan secara klasikal dengan presentase ≥81% kategori “Hampir Seluruh Anak Berkembang”.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 4 mendapatkan kriteria “Sangat Baik. Aktivitas anak pada pertemuan 4 secara individu mendapatkan kriteria “Aktif” dan “Sangat Aktif” secara klasikal mendapatkan persentase 97% dengan kriteria "Hampir Seluruh Anak Aktif". Ketuntasan hasil perkembangan bahasa anak pada pertemuan terakhir secara individu mendapatkan kriteria “Berkembang Sesuai Harapan” dan “Berkembang Sangat Baik”, sedangkan secara klasikal mencapai 93% anak yang berhasil dengan mendapatkan kriteria “Hampir Seluruh Anak Berkembang”.
Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Model BENGKENG dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan anak. Disarankan bagi guru, Kepala sekolah dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan dan informasi untuk memilih model, metode dan media pembelajaran.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI