DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DAMPAK NEGATIF PENYEBARAN DATA PRIBADI OLEH PINJAMAN ONLINE ILEGAL | |
| PENGARANG | : | ALBER KESA NYAMPAI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-25 |
Maraknya praktik pinjaman online ilegal yang ada di Indonesia menimbulkan banyak sekali permasalahan hukum, sosial, psikologis bagi masyarakat yang menggunakan pinjaman online ilegal. Fenomena ini bukan hanya menimbulkan kerugian pada sisi ekonomi saja, tetapi juga berdampak pada ketertiban umum yang melanggar aturan-aturan yang berlaku di kalangan masyarakat, serta menimbulkan trauma bagi para korban. Adanya penelitian ini bertujuan agar dapat menganalisis dampak negatif dari pinjaman online ilegal yang ada di Indonesia, serta untuk mengetahui seberapa efektifnya hukum acara dalam menangani kasus-kasus yang ada. Pada penulisan penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan mengumpulkan data melalui studi kepustakaan, hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pinjaman online ilegal memiliki dampak negatif yang dapat menyebabkan tekanan mental, kebangkrutan ekonomi, dan kerentanan hukum bagi masyarakat. Namun disisi lain penegakan hukum terhadap pinjaman online ilegal tersebut masih sangat kurang sehingga masih banyak masyarakat yang tertipu dengan aplikasi-aplikasi pinjaman online ilegal yang membuat iklan seakan-akan pinjaman online mereka seperti pinjaman online legal, namun pada kenyataannya tidak memiliki izin untuk beroperasi oleh pihak yang berwenang (OJK).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dampak negatif yang diakibatkan oleh pinjaman online ilegal yang ada di Indonesia meliputi pelanggaran privasi, intimidasi, tekanan psikologis dan bunga pinjaman yang tinggi. Penegakan hukum yang dilakukan kepada pelaku pinjaman online ilegal ini terbilang sulit untuk direalisasikan karena terbatasnya cara mengidentifikasi pelaku, pembuktian digital yang sangat terbatas, serta lemahnya sinergi antar pihak lembaga pengawas yang berwenang. Diperlukannnya pembaruan hukum dalam menguatkan regulasi digital yang ada di Indonesia agar dapat menjamin perlindungan hukum yang lebih efektif bagi masyarakat pengguna pinjaman online tersebut. Sangat diperlukannya perubahan sistem hukum acara yang lebih adaptif terhadap perkembangan financial technologi yang beredar di kalangan masyarakat agar perlindungan yang diberikan kepada para korban pinjaman online ilegal dapat di tingkatkan secara nyata.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI