DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skizofrenia (Studi Observasional Analitik di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura 1) | |
| PENGARANG | : | ADINDA RATU FITRI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2025-07-28 |
Teori Diathesis-Stres Model yang menjelaskan bahwa Skizofrenia terjadi akibat interaksi antara genetik (riwayat keluarga) dan stres eksternal (trauma masa lalu, penyalahgunaan NAPZA). Selain itu, terdapat faktor sosiodemografi yang menyebutkan bahwa usia dewasa, jenis kelamin laki-laki, orangyang belum menikah, pengangguran, dan pendidikan rendah dapat meningkatkan risiko timbulnya gangguan jiwa/Skizofrenia. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan antara riwayat keluarga, trauma masa lalu, status pernikahan, status pekerjaan, tingkat pendidikan, dan penyalahgunaan NAPZA dengan kejadian Skizofrenia. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan case control dan metode kuantitatif. Sampel terdiri dari 57 kasus (keluarga pasien Skizofrenia) dan 57 kontrol (keluarga pasien non-Skizofrenia) yang berkunjung ke Poli Jiwa Puskesmas Martapura 1. Analisis digunakan dengan menggunakan uji chi-square CI=95% dan α =5%. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa riwayat keluarga (p-value=0,010) dan status pekerjaan (p-value=0,034) berhubungan dengan kejadian Skizofrenia, sedangkan trauma masa lalu (p-value=0,055), status pernikahan (p-value=0,261), tingkat pendidikan (p-value= 0,556), dan penyalahgunaan NAPZA (p-value=0,336) tidak berhubungan dengan kejadian Skizofrenia.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI